SuaraJatim.id - Di beberapa daerah terdapat sejumlah tradisi yang biasa dilakukan menjelang atau saat acara pernikahan. Terkadang, tradisi tersebut membuat orang lain terperangah.
Salah satunya seperti tradisi yang ada di Madura, Jawa Timur ini.
Tradisi yang dinamai cabbur pesse tersebut terlihat calon pengantin perempuan ditaburi oleh sejumlah uang yang cukup banyak.
Hal itu terlihat dalam video yang diunggah oleh akun instagram @infomdr.
Dalam video terlihat seorang perempuan mengenakan gamis coklat dan kerudung coklat tengah duduk di teras rumah. Perempuan tersebut diduga adalan si calon pengantin.
Di samping perempuan tersebut terdapat beberapa ibu-ibu dan juga anak kecil. Mereka tampak merekam momen tersebut.
Di depan perempuan tersebut tampak baki yang ditutup dengan kain. Beberapa orang kemudian melempar uang kertas ke dalam baki tersebut.
Tak berapa lama, di atas kain itu terlihat cukup banyak uang kertas nominal Rp 100 ribuan dan Rp 50 ribuan.
Bahkan, ada juga yang dibentuk buket uang.
Baca Juga: Pelaku Pembakaran Truk Tembakau Jawa di Pamekasan Sudah Ditangkap
Saat diberi uang, perempuan tersebut memberi tanda ucapan terimakasih dengan menyatukan tangannya dan menundukkan kepala.
Di akhir video, terlihat perempuan tersebut berdiri di samping seorang pria yang diduga adalah calon suaminya. Mereka terlihat sama-sama memegang buket bunga.
Tradisi Cabbur Pesse juga dikenal dengan Tradisi Ontalan. Ontalan dalam bahasa indonesia berarti melempar tapi dengan makna halus bukan kasar.
Tradisi ini masih ada disaat seorang lelaki anak warga keturunan Madura sedang melamar atau saat menikahi seorang gadis.
Tradisi ontalan atau melempar uang ini dilakukan oleh keluarga saudara-saudara atau rombongan pria ketika pengantin atau tunangannya berkunjung ke rumahnya.
Unggahan tersebut pun ramai komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Pelaku Pembakaran Truk Tembakau Jawa di Pamekasan Sudah Ditangkap
-
Bertekad Tampil Konsisten di BRI Liga 1, Madura United Manfaatkan Jeda Kompetisi untuk Berbenah
-
PNS Pemkab Bangkalan Terlibat Pesta Sabu, Dua Orang Diborogol, Satu Kabur
-
Kemarin Ramai Peristiwa Kriminal di Jatim, Mulai Teror Perampok Bersenpi di Sidoarjo sampai Begal Payudara di Sampang
-
5 Klub BRI Liga 1 yang Haus Gol di Depan Gawang Lawan Hingga Pekan ke-10: Persib Bandung Termasuk, Persija Tidak
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara