Budi mendatangi Polres Ngawi pada Jumat lalu, (23/9/2022). Ia menjelaskan, Alvin diperkarakan hukum dengan mengadukannya ke kepolisian lantaran dianggap telah menghina institusi kejaksaan.
Alvin Liem merupakan seorang Youtuber yang belakangan ini sering muncul di media sosial. Ia biasannya muncul di Channel YouTube Quotinet TV.
"Secara resmi kita melaporkan Alvin Liem ke Polres Ngawi, terkait penyebaran berita bohong yang isinya diduga telah menghina institusi kejaksaan," kata Budi dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com, Selasa (27/09/2022).
4. Kunjungan Kak Seto sempat ditolak Rutan
Baru-baru ini pemerhati Seto Mulyadi mengunjungi seorang tahanan perempuan di Rutan Perempuan Surabaya di Porong Sidoarjo. Namun Ia tidak bisa menemui tahanan perempuan berinisial AV tersebut.
Pria yang akrab disapa Kak Seto itu datang ke Rutan pada Sabtu sore (24/9). Sayangnya, Kak Seto belum bisa bertemu AV dengan pertimbangan berbagai alasan. Sebelumnya beredar kabar kalau Kak Seto ini ditolak masuk rutan tersebut.
Menurut Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji, ada aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada, pihaknya belum bisa memfasilitasi pertemuan dengan AV.
"Petugas kami tidak bisa memfasilitasi pertemuan tersebut karena sesuai aturan dan SOP yang berlaku, warga binaan tidak bisa ditemui di luar jam kunjungan," ujar Zaeroji, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (27/9/2022).
5. Penemuan jenazah pendaki Pasuruan di Bukit Krapyak Mojokerto
Baca Juga: Terima Suap Rp 545 Juta, Hakim Itong Isnaeni Dituntut 7 Tahun Bui
Raffi Dimas Baddar, pemuda yang hilang saat nge-camp di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, akhirnya ditemukan. Mahasiswa berusia 20 tahun itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, Dimas ditemukan sekira pukul 10.45 WIB, Selasa (27/9) oleh tim SAR yang melakukan pencarian secara mandiri. Setelah proses pencarian pemuda asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, resmi dihentikan pada Senin (19/9) lalu.
"Betul, survivor atas nama Raffi Dimas Baddar sudah ditemukan dengan keadaan meninggal dunia di dasar air terjun kering di Sungai Kretek," kata Komandan Basarnas Surabaya Octavino, Selasa (27/9/2022).
Pria yang akrab disapa Vino ini mengungkapkan, tubuh Dimas ditemukan berada di dasar sungai kering. Berjarak sekitar 1,96 kilometer (Km) dari lokasi pertemuan terakhir. Dimana, mahasiswa fakultas teknik mesin Universitas Wijaya Putra, Surabaya terakhir kali terlihat temannya pada Minggu (11/9) pagi.
Berita Terkait
-
Terima Suap Rp 545 Juta, Hakim Itong Isnaeni Dituntut 7 Tahun Bui
-
Begini Pengakuan Siswi Kesurupan Massal di SMKN Magetan: Suasana Tiba-tiba Redup Lalu....
-
Itong Isnaeni Dituntut 7 Tahun Penjara, Dianggap Rusak Citra Pengadilan
-
Guru Minta Bantuan Tokoh Agama dan Paranormal Atasi Kesurupan Massal Siswi SMKN I Magetan
-
Puluhan Murid Sekolah Mendadak Kesurupan Saat Doa Bersama
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor
-
Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini
-
Pemkot Surabaya Rebut Kembali Lahan Senilai Hampir Rp1 Triliun
-
Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI
-
Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo