SuaraJatim.id - Kawanan maling menyatroni SDN Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Tak hanya mengambil TV LED, kue sisa rapat pun ikut diembat kawanan maling yang kelaparan ini.
Aksi pencuri yang kelaparan ini diketahui berdasarkan rekaman CCTV yang ada di sekolah tersebut. Bermodal linggis, dua orang pencuri ini masuk ke ruang guru dan kepala sekolah dengan cara merusak kunci jendela ruangan.
Kepala SDN Domas Hartini mengungkapkan, aksi pencurian tersebut terjadi pada Minggu (23/10) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Hartini menyebutkan, ada dua orang pemuda dengan mengenakan penutup wajah masuk ke ruang guru.
"Kalau dilihat dari rekaman CCTV, pelakunya ada dua orang, tapi bisa saja lebih," kata Hartini, Senin (24/10/222)
Menurut Hartini, usai masuk ke dalam ruang guru kawanan pencuri ini langsung mematikan lampu. Para pencuri kemudian mencongkel laci meja guru untuk mencari benda-benda berharga. Selain itu, mereka juga merusak kamera CCTV yang terpasang di tembok sudut ruangan.
"TV LCD di ruang guru yang diambil. Untungnya PC di ruang ANBK masih utuh nggak dicuri. Kami belum bisa sebutkan kerugiannya," ucap Hartini.
Tak hanya mencuri TV LED, ternyata lanjut Hartini para pencuri ini juga mengambil kue sisa rapat yang digelar pada Sabtu (22/10) pagi. Diduga mereka leluasa melancarkan aksinya lantaran kondisi sekolah tidak dijaga.
"Ada tiga kotak kue sisa istighosah bersama habis dimakan mereka, tinggal sampahnya saja. Bahkan di ruang UKS, yang ada soft drink dagangan titipan penjaga sekolah juga dimakan," ungkap Hartini.
Sejauh ini, kata Hartini, aksi pencurian itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil sejumlah barang bukti berupa kamera CCTV yang dirusak dan dibuang di belakang sekolah.
Baca Juga: Tambang Galian C di Mojokerto Longsor, Dua Orang Pekerja Tewas Tertimbun
"Kami sudah ke lokasi, ada juga beberapa barang bukti yang kami amankan. Kami juga sudah memintai keterangan beberapa saksi," kata Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi.
Berita Terkait
-
Tambang Galian C di Mojokerto Longsor, Dua Orang Pekerja Tewas Tertimbun
-
Larangan Jual Obat Sirup Anak, Walkot Mojokerto Sidak Apotek
-
Niatnya Bangun Pusat Oleh-oleh BUMDes, Mantan Kades di Mojokerto Justru Dibui
-
Kurang Ajar! Penjual Nasi Bebek Mojokerto Sebar Video Porno Mantan Pacarnya
-
Nasib Pilu Ibu Dan Anak-anak Somalia, Tewas Akibat Kekurangan Gizi Parah
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh