SuaraJatim.id - Tiga terdakwa kasus Tragedi Kanjuruhan menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kemarin, Selasa (24/01/2023). Mereka duduk bersama lima terdakwa lainnya.
Mereka adalah Danki 1 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.
Dalam sidang dihadirkan Eka Nararia Alfara saksi palapor. Saat tragedi terjadi, Ia ditugaskan menjaga pintu 12. Di antaranya adalah bagaimana situasi saat chaos.
Saksi pun mengaku sempat mendapat pukulan dari suporter. Eka sendiri merupakan anggota Polsek Pakis. Ia menjelaskan bertugas bersama 11 orang lainnya dari Polsek Pakis Malang.
Saat tiba pukul 15.16 Wib, dirinya bersama anggota lainnya yang saat itu ditugaskan berjaga melakukan apel yang dipimpin oleh Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
Dalam apel tersebut kata saksi, Kapolres memberikan arahan pengamanan pintu-pintu petugas dilarang membawa senjata api seperti senjata tajam dan memeriksa bawaan penonton yang masuk ke stadion.
Kapolres juga berpesan agar saat terjadi hal yang tidak diinginkan untuk mengambil tindakan yang tidak eksesif.
Lebih lanjut saksi mengatakan, pintu stadion dibuka pukul 17.30 Wib, saat masuk stadion para suporter mendapat pengecekan ketat dari petugas. Sementara yang melakukan pengecekan tiket adalah Steward.
Selama berjaga, saksi mengaku sempat meninggalkan lokasi. Tepatnya saat pertandingan sudah memasuki injury time, saksi mengaku pergi ke warung dekat pintu 12. Selama berjaga saksi mengaku tidak pernah masuk stadion.
Baca Juga: Nikmati 8 Varian Olahan Tempe Malang, Bisa Buat Alternatif Oleh-oleh!
"Pada saat pertandingan akan berakhir, kita yang bertugas di pintu 12 mendapat perintah dari padal Kapolsek Pakis untuk bergeser ke lobby untuk membuat barikade atau penyekatan untuk amankan pemain Persebaya," ujarnya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Secara keseluruhan, saksi tidak mengetahui adanya chaos karena dia berjaga di luar. Saksi hanya bisa membantu evakuasi para korban.
Lebih lanjut saksi mengatakan, dirinya sempat mendapat intimidasi dari suporter dengan ucapan kasar, tak berhenti sampai disitu saat dia dikejar dua orang suporter, saksi lari ke arah loby. Saat ada di pintu 14, dia sempat terkena pukulan dan tendangan.
"Pas itu cuma ada dua orang, saya dan satu orang lagi dari Polsek Gondanglegi, karena dari pintu 12 ke loby saya harus lewat pintu 12 dan 14, dan saya ditendang di punggung saya." ujarnya.
"Waktu saya lari, di kanan kiri saya ada para suporter yang siap menyerang dan mengintimidasi saya," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Nikmati 8 Varian Olahan Tempe Malang, Bisa Buat Alternatif Oleh-oleh!
-
Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan Digelar, Jaksa Bingung Saksi yang Hadir Minta Ubah BAP : Kok Bisa ?
-
Arema FC Klaim Dapat Dukungan dari Keluarga Korban Kanjuruhan untuk Tetap Eksis
-
Mengenang Benny Dollo, Pernah Jadi Pelatih Timnas Indonesia dan Ukir Prestasi Sepak Bola
-
Profil Yuli Sumpil, Dirigen Aremania yang Sedang Jadi Sorotan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!
-
Tawuran Sahur Patrol di Gresik Berujung Pembacokan, Dua Pemuda Luka Parah
-
Longsor Putus Jalur Utama PacitanPonorogo, Lalu Lintas Kini Buka Tutup
-
Jadwal Buka Puasa Kota Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026