SuaraJatim.id - Dikira menjadi korban begal di Jalan Ahmad Yani Surabaya, ternyata jasad yang ditemukan di pinggir jalan tersebut adalah korban kecelakaan lalu lintas akibat kebut-kebutan dijalan.
Korban bernama M. Iqbal Firdaus. Jasadnya ditemukan di Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/4/2023) dini hari. Iqbal sempat dikira korban pembegalan, sampai akhirnya terungkap kalau Ia korban kecelakaan akibat kebut-kebutan.
Untuk kronologisnya, seperti disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlur Rahman, berawal adanya penemuan jenazah dilaporkan sekitar pukul 02.47 WIB. Laporan masuk ke BPBD Kota Surabaya adalah kecelakaan tunggal.
Saat pertama kali ditemukan, korban sudah tergeletak tak bernyawa tanpa ada identitas. Saat petugas hendak mengevakuasi korban, baru lah ada temannya yang datang. Diketahui korban sedang dalam perjalanan pulang dari Sidoarjo naik motor.
"Kejadian tersebut murni kecelakaan, tidak seperti dugaan masyarakat selama ini. Laka tersebut terjadi, saat korban tinggi 140 KM perjam, kebut-kebutan dengan beberapa kendaraan yang lain, akhirnya menabrak truk dari belakang," ujarnya.
"Kendaraan truk juga kami telusuri identitas truk yang ditabrak dari belakang," katanya menambahkan.
Kejadian tersebut bahkan terekam jelas dari hp milik korban, yang sempat hilang dan ternyata ditemukan sejauh 10 Meter dari TKP.
"Tapi didapati dari rekaman korban yang dipasang di sepeda motor, reskrim menemukan handphone ada di selokan terpental setelah kita buka hapenya, ternyata ada rekaman kejadian sampai mulai dari pelan kencang sampai akhirnya nabrak truk akhirnya selesai di situ," terang Arif.
Ini menjadi pembelajaran buat warga, adanya pembuatan konten, maupun demi mendapatkan rekaman, namun tidak dengan membahayakan diri sendiri. "Merekam dirinya sendiri sampai maut. Motornya diamankan rekannya karena motornya diupgrade," ucapnya.
Baca Juga: Moral Persija Mulai Naik, Persebaya Pasang Mode Waspada
Sebelumnya, korban M. Iqbal bersama belasan teman-temannya nongkrong di Sidoarjo. Namun saat perjalanan pulang ke Surabaya, belasan pemuda itu kebut-kebutan.
Bahkan saat mendekati Mapolda Jatim, dari rekaman korban mengebut meninggalkan belasan teman-temannya. Mengetahui ada yang meninggal, teman-temannya kemudian mengamankan kendaraan korban sampai-sampai polisi sempat kesulitan.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Moral Persija Mulai Naik, Persebaya Pasang Mode Waspada
-
Hipnoterapi jadi Cara Polisi untuk Sadarkan Pengguna Knalpot Brong, Apa Bisa ?
-
Jadwal Sholat dan Imsakiyah Kota Surabaya, Selasa 04 April 2023
-
Siapkan Amunisi Lawan Persija di Laga Kandang, Aji Santoso Upayakan Maksimalkan Kondisi Fisik Pemain Persebaya
-
Akumulasi Kartu, Persija Tanpa 4 Pemain Utama Hadapi Persebaya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Penjual Es Hingga Penjaga Warkop Ikut Diciduk Polisi Saat Demo di Grahadi
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas