"Makanya saya sangat berterima kasih pada Pak Midun dan keluarga, untuk istri beserta anak-anaknya. Saya mohon maaf kalau ini jadi ngerepotin keluarganya Pak Midun, bisa mungkin nambahi pikiran karena Pak Midun ini didatangi siapa-siapa gitu dari semalem itu, kita jagain supaya Pak Midun ini istirahat tapi ya ada aja dari semalem," ujar Ifa.
Saat ditanya intimidasi dari pihak mana, Ifa tidak mengatakan secara rinci. Menurut perkiraannya, ada kedinasan ASN yang mengintimidasi.
"Banyak, katanya dari kedinasan ASN ngakunya kayak gitu. Enggak tahu siapa ya saya enggak jelas, karena di situ malam itu ada Mbak Juariyah sama lainnya teman-teman Arema juga. Tapi mereka enggak datangi kami. Seharusnya kan datangi kami. Pak Midun kan biar istirahat, ternyata enggak dia. Dia itu malah duduk mojok 3 orang tapi enggak ngomong apa-apa. Saya tunggu sampai jam 2 itikad baiknya," urainya.
"Kalau mau ngomong ayo diskusi yang salah itu apa? Tulisan? Tulisan mana? Juga tulisan itu tidak menyudutkan salah satu institusi/instansi/orang enggak sama sekali. Itu lho tulisan dari aspirasi keluarga korban untuk menagih janji. Itu dari keluarga korban tulisannya kita yang bikin," tandasnya.
Tepat pada malam ini, Midun dipastikan langsung menuju ke Gelora Joko Samudro, dikarenakan lokasi Gejos lebih dekat dengan keramaian warga dibandingkan GBT.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Pendidikan di Ujung Tanduk: Saat Proyek KDMP Mengancam Eksistensi SDN Tegalrejo 1 Blitar
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan