SuaraJatim.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menemukan fakta mengejutkan. Dia mengeklaim ada laporan mengenai panitia kampanye yang diintimidasi oleh oknum aparat.
“Iya ada yang didatangin dan dimarah-marahin, karena mengundang saya di Gresik," ujarnya dikutip dari Beritajatim.com--media partnert Suara.com saat Gedung Juang 45 Surabaya, Jumat (12/1/2024).
Pasangan Anies Baswedan itu mengaku sedang mendalami laporan tersebut. Jika itu benar, akan melaporkan ke Presiden Joko Widodo.
"Ini lagi saya proses, kalau benar akan saya laporkan ke Pak Presiden langsung. Aparat (pelakunya, red),” kata Cak Imin.
Sebelumnya, Assistant Coach Timnas Anies-Muhaimin (AMIN) Jazilul Fawaid mengungkapkan, ada intimidasi terhadap perangkat daerah hingga desa untuk mendapatkan ketika pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) datang kampanye.
“Saya sudah mendapatkan laporan dari berbagai daerah di mana Pak Anies datang, atau Cak Imin datang, besoknya ada aparat datang. Menginterogasi lurah, kepala desa, Pj, atau orang-orang yang ada di sekitar itu,” kata Jazilul di Markas Pemenangan AMIN, Jakarta pada Selasa (9/1/2024).
Ia mengungkapkan, intimiadasi tersebut terjadi salah satunya saat kampanye di Gresik. Ada pihak aparat mendatangi dan menanyakan banyak hal ke perangkat daerah.
Pihaknya menyayangkan kejadian tersebut. Jazilul berharap hal tersebut tidak terjadi.
Baca Juga: Cak Imin Instruksikan Kader PKB Awasi Titik-Titik Rawan
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Transformasi Warga Jawa Timur yang Kini Kian Melek Cuan di Pasar Modal
-
Jip Hantam Tebing di Jalur Wisata Gunung Bromo, Sopir dan Wisatawan Tewas
-
QLola by BRI Jadi Solusi Payroll Modern Bagi Perusahaan
-
Kronologi Kecelakaan Beruntun Magetan yang Menewaskan Satu Pemotor
-
Tragedi di Balik Penusukan Siswa MTs Pasuruan Akibat Dendam Perundungan