“Uret itu menyerang di berbagai daerah, terutama di Kediri, Lumajang, Probolinggo, Tulungagung dan ini masalah klasik yang dihadapi bertahun-tahun,” jelasnya.
Karena itu, Heru mengimbau petani menggunakan benih tebu unggul karena tahan penyakit dan bagus.
“Oleh karena itu kita harus pinter-pinter, syuukur kalau sudah ketemu bibit unggul tahan penyakit. Kalau benih tidak bersertifikat itu illegal, tetapi memang kalau legal dibeli mahal. Tetapi saya yakin akan menghasilkan yang bagus,” jelas Pj Bupati Tulungagung itu.
Heru menegaskan telah melakukan sejumla upaya untuk memecahkan masalah tersebut, seperti bantuan alat pertanian, pupuk, benih dan pengolahan pasca panen.
“Tahun 2024 ini ada beberapa kabupaten yang akan kita support dengan bantuan kita baik berupa pupuk benih sama alat, ada beberapa alat yang kita bantukan. Ada kegiatan untuk penambahan dan rehabilitasi tanaman tidak produksi bagus kita remajakan, kemudian pasca panen kita bantu penanganan di kopi dan kakao,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Masuk Kategori Risti, Jemaah Calon Haji Asal Probolinggo Wafat di Makkah
-
Daftar Harga TV Coocaa 40 Inch di Blibli, Pilihan Smart TV Ramah Kantong
-
Detik-Detik Dramatis Evakuasi Sopir Pikap yang Terjepit dalam Kecelakaan Beruntun di Ngawi
-
Asap Ngebul di Ruang Rapat DPRD Jember: Bupati Kaget, BK Tak Berdaya Karena Aturan
-
Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat