SuaraJatim.id - Demi dapat memberikan hak suaranya di Pemilu 2024, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini rela pulang kampung ke Surabaya.
Seperti Pemilu sebelumnya, perempuan yang akrab disapa Risma ini selalu menyempatkan diri untuk pulang ke Surabaya.
"Iya aku nyoblos di kampung ku, aku masih penduduk di sini. Tadi sama bapak sama anakku satu. Kalau anakku yang kedua udah pindah ke rumahnya sudah pindah KTP di Pandugo," ujar Risma, Rabu (14/2/2024).
Pantauan Suara.com, Risma datang ke TPS 30 RW 6 Kelurahan Jajar Tunggal Kecamatan Wiyung Surabaya, bersama suaminya, dan disertai anak keduanya.
Usai mencoblos, Risma disambut putra sulungnya, Fuad Bernadi dan istrinya, serta kedua anaknya.
Ia juga menyempatkan diri istirahat, di rumahnya yang berada di Perumahan Taman Pondok Indah Wiyung Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut Risma berharap, jika Pemilu tahun ini menghasilkan pilihan yang terbaik untuk bangsa dan negara.
"Semoga tidak terjadi apapun ya. Karena kan kondisinya saat ini sangat berat ekonomi dan sebagainya. Karena itu mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," doanya.
Selain itu, Risma juga mengajak Gen Z untuk turut serta memberikan hak suara mereka masing-masing untuk negara ini.
Baca Juga: 3 TPS Unik di Surabaya, Mulai Tema Pernikahan dengan Hadiah Burung Jalak Hingga Bergaya Madura
"Jadi anak muda, saya menyampaikan bahwa 5 tahun kemudian itu ditentukan hari ini, jadi karena itu kalian harus menggunakan hak pilih, supaya nanti bisa mewarnai 5 tahun ke depan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!
-
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
-
Jatim Target Produksi Jagung Tembus 5,4 Juta Ton 2026, Khofifah Ungkap Potensi Surplus Besar