SuaraJatim.id - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan pemakaman Desa Selogudik Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (3/3/2024).
Identitas pria tersebut diketahui Saifullah, 28 tahun, warga Dusun Kapasan, Desa Pajarakan Kulon.
Korban ditemukan pertama oleh warga dalam kondisi meringkuk di samping motornya dan setengah bugil. Di dalam jok motornya ditemukan tas kulit dan identitasnya.
Mengetahui ada yang meninggal, pemerintah desa kemudian melaporkannya ke kepolisian. Korban dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati.
Sepupu korban, Mayisah mengatakan, saudaranya tersebut sebelumnya pamit kerja pada Sabtu (2/3/2024) pagi. Akan tetapi sampai malam hari belum juga pulang.
Keluarga sempat berpikiran bahwa Saifullah lembur kerja. "Keluarga tidak menghubungi karena mengira kalau kerjaannya belum selesai," ujar Mayisah dilansir dari TIMES Indonesia--partner Suara.com, Minggu (3/3/2024).
Ditunggu sampai pagi, korban tidak kunjung pulang. Keluarga akhirnya memutuskan untuk mencarinya.
Tidak berselang lama, Mayisah mendapat informasi dari temannya jika sepupunya tersebut ditemukan meninggal dunia. Setelah dicek, ternyata benar.
Keluarga menilai ada yang tidak wajar dengan kematian Saifullah tersebut. Kendati polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Baca Juga: Cerita Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Lautan Selama 20 Jam, Bertahan Hidup Minum Air Hujan
"Kondisinya membungkuk di sepeda motornya dan memang tidak wajar. Apalagi, kerjanya sebagai pengantar tabung gas. Tapi, meninggalnya di semak-semak pinggir kuburan, tidak wajar," katanya.
Pihak keluarga berharap penyebab kematian Saifullah tersebut segera menemui titik terang.
Terpisah, petugas kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan, M Tohir menyebut, tubuh korban seperti melepuh karena luka bakar. Dia mengaku tidak tahu disebabkan apa.
Kata Thohir, yang melepuh bagian tangan dan muka korban. "Tidak tahu pasti penyebabnya, tapi tubuh korban terlihat seperti kena luka bakar. Kulitnya melepuh. Tidak tahu pasti terkena apa, mungkin nanti bisa langsung ke pihak kepolisian," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo