SuaraJatim.id - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) gagal penuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 4 persen pada Pileg DPR RI 2024.
Artinya, partai berlambang ka'bah tersebut gagal masuk DPR RI. Dari Jatim ada tiga calon legislatif (Caleg) batal berkantor di Senayan.
Ketiganya, yakni Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, politikus senior PPP Sy. Anas Tahir, dan Ema Umiyyatul Chusnah.
Ning Ema atau Ema Umiyyatul Chusnah merupakan putri dari Ketua DPW PPP Jatim, Mundjidah Wahab.
Wakil Ketua DPW PPP Jatim, Mujahid Ansori mengatakan, secara nasional partainya kehilangan 12 kursi, tiga di antaranya dari Jatim.
Mujahid masih optimistis partainya bisa lolos PT. Karena itu, dia mendorong DPP PPP untuk tidak lelah berjuang melalui jalur Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kami tetap optimistis bisa lolos DPR RI. Ini karena penghitungan internal kami, suara PPP memperoleh kisaran 4,02 persen hingga 4,1 persen. Kami tetap minta DPP terus berjuang sampai titik darah penghabisan,” ujarnya dilansir dari Beritajatim.com--partner Suara.com, Rabu (21/3/2024).
Gagalnya PPP lolos ke Senayan menjadi sejarah baru bagi partai ini. Sejak berdiri pada 5 Januari 2973.
PPP tidak memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 4 persen pada Pileg DPR RI 2024, berdasarkan rekapitulasi KPU di tingkat nasional. PPP mendapatkan 5.878.777 suara dari total 84 daerah pemilihan (dapil).
Baca Juga: Terbongkar! Oknum Panwascam Tulungagung Jadi Dalang Kecurangan Pemilu
Partai ini hanya meraup 3,87 persen dari total 151.796.630 suara di Pileg 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya