SuaraJatim.id - Pelatih Persebaya Paul Munster memperlihatkan ketidakpuasan usai timnya meraih hasil tidak memuaskan. Klub berjuluk Bajol Ijo itu kalah telak atas tamunya Dewa United.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Selasa (16/4/2024) itu berakhir dengan skor 0-3.
Paul Munster itu mengaku akan mengevaluasi para pemainnya. Menurutnya, permainan timnya sangat buruk saat melawan Dewa United.
Banyak kesalahan yang dilakukan pemain Bajol Ijo pada pertandingan tersebut. "Secara keseluruhan evaluasi saja tidak cukup karena semua orang melakukan kesalahan, tapi saya melihat bagaimana reaksi pemain usai kebobolan gol pertama itu," ucap Paul Munster dikutip dari Ketik.co.id--partner Suara.com, Rabu (17/4/2024).
Sebagai hukuman, pihaknya tidak akan menurunkan pemain yang melakukan kesalahan pada laga selanjutnya.
Hukuman tersebut berlaku termasuk untuk para pemain asing, tidak terkecuali juga bagi Bruno Moreira. "Bisa jadi seperti Bruno tidak kami turunkan karena beberapa kesalahan yang terjadi," katanya.
Dia menegaskan, hukuman tersebut sebagai hukuman agar para pemain mengevaluasi permainannya dan selalu menunjukkan peforma terbaik.
"Ini sebagai bentuk hukuman kepada pemain untuk bisa membenahi dan menunjukkan top performa dalam setiap pertandingan," tegasnya.
Terakhir, Paul Munster memastikan semua pemain Persebaya solid. Kekeluargaan di tim juga tetap utuh.
Baca Juga: Persebaya Hadapi Jadwal Padat Usai Lebaran, Awas Overweight Jol!
"Saat ini kami masih memberikan waktu kepada semua pemain untuk berfikir dengan kesalahan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun dan Siap Dorong Pertumbuhan Berkualitas
-
Permainan Licin Pokmas Boneka: Siasat Ketua DPRD Magetan cs Manipulasi Dana Pokir Ratusan Miliar
-
Meski Pengemudi Ojol Sudah Memaafkan, Nasib Oknum Polisi di Situbondo Kini Ditangani Propam
-
Pasutri Lumajang Tertipu Rp80 Juta Demi Pangkas Antrean Haji 11 Tahun
-
Misteri Cinta Segitiga di Rusun Sombo: Pria Surabaya Tewas Berlumur Darah di Tangan Saudara Sendiri