SuaraJatim.id - Seorang tamu Hotel RIS Kediri berinisial ZA (45) warga Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ditemukan meninggal dunia pada Rabu (17/4/2024).
Pria yang merupakan bos percetakan tersebut meninggal saat check-in bersama karyawatinya.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Ridwan Sahara membenarkan kabar kematian seorang bos percetakan di salah satu hotel.
Dia mengaku telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri.
Dugaannya, korban meninggal dunia karena penyakit jantung. “Korban meninggal dunia diduga karena penyakit jantungnya kambuh,” ujar Ridwan dilansir dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Rabu (17/4/2024).
Ridwan menjelaskan kronologi kejadian korban awalnya janjian dengan perempuan berinisial AN (40) di hutel RIS Kediri pukul 10.20 WIB.
AN datang lebih dulu dan check-in pukul 10.50 WIB. Korban pun tiba belakangan dengan langsung masuk ke dalam kamar yang telah dipesan.
Keduanya sempat mengobrol selama 5 menit. Kemudian korban berjalan ke tempat tidur. Ketika itulah korban batuk dan terjatuh sembari kesakitan. Tidak berselang lama pinsang.
“Mengetahui korban pingsan, saksi keluar kamar untuk meminta bantuan salah satu karyawan Hotel RIS bernama Bagus untuk memeriksa kondisi korban. Setelah diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dunia,” katanya.
Baca Juga: Heboh Sopir Bus 'Ngeblong' di Kediri Diperingatkan Justru Ngamuk
Pihak hotel selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kediri Kota.
“Belum ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Sebelum meninggal dunia korban memiliki riwayat sakit jantung dan stroke ringan,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi
-
Hyundai Creta, SUV Keluarga dengan Kabin dan Bagasi Luas yang Paten Jadi Pengantar Liburan
-
Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial
-
Gagal Total! Aksi Nekat Pengunjung Lapas Porong Sembunyikan Ekstasi di Dalam Mulut
-
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Penjara