SuaraJatim.id - Sejumlah wilayah di Trenggalek mengalami longsor. Laporan yang masuk ke BPBD setempat, sedikitnya ada 13 desa terdampak.
Longsor tersebut terjadi pada periode 18-19 April 2024. Sebanyak 141 jiwa terdampak. Selain itu, 46 rumah mengalami kerusakan baik berat, sedang maupun ringan.
"Data ini termutakhir malam ini per pukul 22.00 WIB. Jumlahnya (rumah/bangunan terdampak) masih bisa berubah (bertambah). Data akan terus kami perbarui secara kekinian," kata Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono dilansir dari Antara.
Tidak hanya rumah, delapan fasilitas sosial/fasilitas umum juga terdampak bencana longsor.
Triadi merinci, longsor terjadi di Kecamatan Munjungan. Ada empat desa yang terdampak, yakni Karangturi, Bangun, Besuki, dan Bendoroto.
Longsor juga terjadi di tiga desa Kecamatan Bendungan, yakni Sumurup, Dompyong, dan Surenlor.
Kemudian longsor terjadi di tiga desa Kecamatan Dongko, yaitu Desa Petung, Salamwates, dan Pringapus.
Bencana longsor juga terjadi di Desa Tangkil, Kecamatan Panggul. Lalu Desa Margomulyo di Kecamatan Watulimo, serta Desa Karangrejo di Kecamatan Kampak.
BPBD Trenggalek memastikan telah menerjunkan petugas untuk melakukan penanganan longsor. Triadi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.
Baca Juga: Cerita Korban Longsor Lumajang, Sudah Mau Mengungsi Tiba-tiba Tebing Runtuh
"Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memantau perkembangan cuaca berkala," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan
-
Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan