SuaraJatim.id - Entah apa yang ada dipikiran pria berinisial RW hingga tega menyetubuhi pacarnya dan merekamnya. Tidak hanya itu, remaja 19 tahun yang kesehariannya bekerja di bengkel di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto itu lalu menyebarkannya.
RW pun dilaporkan keluarga pacarnya atas perbuatannya. Dia kini telah diamankan di Mapolres Mojokerto.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Imam Mujali mengatakan, perbuatan asusila tersebut dilakukan pada 9 April 2024. Tanpa disadari korban, pelaku ternyata merekamnya menggunakan telepon genggam miliknya.
"Persetubuhan dilakukan di area linggan dekat sawah. Dan saat itu pelaku diam-diam mengambil video," katanya dilansir dari Jatimnet.com--partner Suara.com, Selasa (30/4/2024).
Ternyata video tersebut kemudian disebarkan ke teman-teman pelaku. "Pelaku mengaku menyebar video tersebut kepada tiga temannya. Sampai akhirnya videonya sampai ke keluarga korban," kata Imam.
Keluarga yang mengetahui video tersebut tidak terima dan melaporkan pelaku ke kepolisian. "Pengakuannya, pelaku menyebar video itu tidak ada tendensi apa-apa. Ini masih kami dalami lagi," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan yang didapatkan kepolisian diketahui bahwa korban belum lama mengenal pelaku. Keduanya lalu menjalin hubungan asmara.
Menurut pengakuannya diketahui bahwa persetubuhan tersebut dilakukan sekali. "Dan memang ada bujuk rayu oleh tersangka," tegasnya.
Polisi mengancam pasal berlapis, yakni pasal 45 ayat 1 juncto pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau pasal 81 ayat 1 juncto pasal 76 D juncto pasal 82 ayat 1 juncto pasal 76E juncto pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman penjara 13 tahun.
Baca Juga: Detik-detik Menegangkan Terduga Pelaku Curanmor Tak Bisa Lari Usai Dikepung Warga Mojokerto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara