SuaraJatim.id - Kisah cinta berubah menjadi teror mengerikan. Seorang wanita di Surabaya berinisial NR melaporkan pria yang merupakan teman SMP-nya ke Polda Jatim.
Wanita tersebut mengaku 10 diteror oleh pria pengagumnya tersebut. Kisah NR viral di media sosial X atau yang dulu Twitter.
NR menyebut teror yang dilakukan sang pria yang ternyata teman satu sekolahan saat SMP itu sudah keterlaluan, dengan mengirimkan pesan post a picture (PAP) foto alat kelamin di akun media sosialnya.
Kisah teror dialami NR bermula pada 2014 dan terus berlanjut hingga 2024. Akun media sosial X dan Instagram miliknya terus diserang dengan mengirimkan PAP aneh-aneh, termasuk foto alat kelamin.
“Kadang sebulan berapa. Kadang mood dia aja. Kadang dalam seminggu selalu ada. Mulai ngancam sejak 2014, SMA kelas 2. Foto-foto yang dia fantasikan ke badan saya,” katanya dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com.
Pria itu sampai membuat ratusan akun untuk menerornya. NR mencatat, ada sekitar 440 akun yang diindikasikan milik pria yang sama mengintimidasinya. “Dia bikin saya blok, dia bikin lagi. Nah gitu terus. 40-an itu berkaitan akun dia. Tapi totalnya akun lain yang saya blok ada 440-an,” ujarnya.
Teror paling parah tahun 2018, yang menganggu psikologi NR. “Paling terburuk tahun 2018. Dia pernah melempar jam tangan mati, dan surat cinta. Saya bakar jam 6 pagi. Dia pernah jam 1 pagi dia berdiri sampai jam 4 subuh,” katanya.
NR mengungkapkan, pria teman SMP-nya itu juga mendatangi rumahnya. Pernah pada suatu kesempatan pria itu hanya berdiri berdiam diri di depan rumahnya pada tengah malam mulai pukul 01.00 sampai 04.00 WIB.
Di lain kesempatan, pria itu secara sengaja pernah menyalakan lampu motor yang menyilaukan itu, tepat di depan rumahnya, hingga membuat ibundanya ketakutan.
Baca Juga: PKS Lirik Menantu Pakde Karwo di Pilkada Surabaya, Buka Peluang Berkoalisi dengan Golkar
Tidak hanya itu, teman SMP-nya tersebut juga mengancam membunuh siapa saja sosok pria yang sedang pendekatan (PDKT) atau berpacaran dengan NR.
“Khusus saya saja. Karena dia memang obses sama saya. Dan dia mengakui cinta dan obses sama saya. Kadang dia itu, kadang jujur kadang denial. Posesifnya dia itu mengarah ke intimidasi; kalau ada cowok dekat saya akan dibunuh,” ungkapnya.
NR menyampaikan, pria itu salah mengartikan kebaikannya hingga terobsesi untuk terus mengejar dan memperoleh cintanya. Padahal, sikap dan perilaku peduli itu ditunjukkan kepada semua orang.
Sifatnya yang extrovert membuatnya mudah bergaul kepada siapa saja teman di. Kala itu, Korban NR sengaja memberi uang kepada pria itu karena merasa iba terhadap kondisinya yang introvert atau cenderung pendiam.
Apalagi, konteks peristiwa di sekolah kala itu, bahwa si pria sedang duduk sendirian di kelas dan tidak membeli jajanan atau makanan siang pada jam istirahat.
“Iya pernah kasih yang Rp5 ribu. Iya merasa; kok NR peduli banget ya. Nah saya itu extrovert, semua satu sekolah saya pedulikan. Tapi dia aja yang aneh,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Jaga Rekening Nasabah Tetap Aman, BRI Terus Perkuat Sistem Perlindungan
-
Khofifah Sambut 152 Siswa ADEM Papua di Jatim, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik
-
Si Brilian dari Magetan: Kisah Sapi Bermata Tiga yang Menolak Ditawar Harga Selangit