SuaraJatim.id - Trenggalek belum terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi. Laporan Dinas Peternakan setempat menyebut, masih ada hewan ternak.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek Ririn Hari Setiani mengatakan, sepanjang Januari hingga Mei 2024 sedikitnya ada 16 sapi yang terjangkit PMK.
“Tahun ini, sampai dengan Mei ada 16 hewan ternak,” kata dia, Senin (28/5/2024).
Ternak yang terjangkit PMK tersebut hingga saat ini belum dinyatakan benar-benar sembuh.
Ririn menyampaikan, sebenarnya kasus PMK di wilayahnya sudah turun drastis daripada dua tahun lalu. Pihaknya mencatat pada 2022, ada sebanyak 2.172 hewan ternak terjangkit PMK.
Jumlah tersebut turun drastis pada 2023 yang hanya menyisakan 147 terkonfirmasi PMK. "Alhamdulillah, kemudian turun lagi. Tahun ini ada 16 (konfirmasi) itu," katanya.
Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada para peternak untuk tetap waspada terhadap potensi wabah PMK, mengingat kasus tersebut hingga saat ini belum sepenuhnya hilang.
"Pasalnya kasus ini (PMK) sampai sekarang belum sepenuhnya putus (hilang)," kata Ririn Hari Setiani.
Pihaknya terus menggolontorkan vaksin untuk menekan angka penyakit PMK pada sapi. Pada 2022, tahap pertama sebanyak 54.261 vaksin disuntikkan dan tahap dua 33.282 dosis.
Baca Juga: Aksi Bejatnya Terbongkar, Pria Sampang Cabuli Tetangganya yang Masih Gadis di Kandang Sapi
Vaksin pada 2023 ditingkatkan untuk upaya pencegahan, untuk mencegah mewabah kasus PMK seperti tahun sebelumnya. "Tahun 2023 ada 82.352 vaksin. Karena itu virus sehingga harus di vaksin," ungkapnya.
Bila merujuk jumlah itu, Trenggalek sudah menggelontorkan 169.895 vaksin. Ratusan ribu vaksin yang disuntikkan itu menuai hasil positif, hingga tinggal menyisakan belasan kasus PMK pada 2024.
"Kalau untuk LSD (Lumpy Skin Disease) sudah tidak ada kasus. Ada kasus 2023 sebanyak 102 hewan ternak. Tahun 2023 kita gelontorkan vaksin LSD 4.995 dosis, alhamdulillah saat ini tidak ada laporan lagi," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit