SuaraJatim.id - Mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) pada 4 Juni 2024.
Khofifah yang kini akan maju lagi sebagai Calon Gubernur Jatim itu dilaporkan berkaitan dengan program verifikasi dan validasi orang miskin ketika dia masih menjabat Menteri Sosial (Mensos) pada 2015.
Dilaporkan ke KPK, Khofifah menanggapinya santai. Dia menyebut pihak yang melaporkan dirinya ini sama seperti enam tahun lalu.
"Sepertinya pihak yang sama yang menyampaikan laporan itu. Persis terjadi enam tahun lalu," kata Khofifah, Jumat (7/6/2024).
Laporan oleh FKMS tersebut juga pernah dilakukan saat dia sedang menyiapkan kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018.
"Mungkin bisa dicek di dumas (aduan masyarakat) saja," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Andi Budi Sulistijanto mengatakan, laporan Khofifah ke komisi anti-rasuah merupakan dinamika menjelang Pilkada 2024.
"Mengingat sebentar lagi ada Pilkada 2024, saya yakin itu cuma ingin membuat gaduh," katanya beberapa waktu lalu.
Andi meminta masyakarat tidak terpengaruh dengan isu tersebut. Ia menegaskan, tuduhan itu tak benar adanya.
Baca Juga: Gibran Beri Sinyal Emil Dardak Tetap di Jatim, Duet dengan Khofifah Berlanjut di Pilgub
Bahkan, sekalipun KPK melakukan pemanggilan, Khofifah yang juga merupakan mantan Menteri Sosial itu diyakini bisa membuktikan jika tidak terlibat dalam praktik perbuatan melawan hukum itu.
"Ini negara hukum, kami patuhi prosedur, tetapi saya yakin Bu Khofifah akan bebas dari tuduhan. Beliau orang yang jujur dan amanah," katanya.
Partai Golkar tetap mendukung Khofifah untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Jatim. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan
-
Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi
-
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis
-
1,1 Juta Agen BRILink Dorong Inklusi Keuangan Sampai ke Pelosok Negeri, Contohnya Rieche Endah