SuaraJatim.id - Tingginya aduan masyarakat pada KPK soal dugaan praktik korupsi di Kota Surabaya menjadi perhatian.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi angkat bicara. Dia menyangkal jika 343 laporan itu ditujukan pada Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.
Ditemui usai Salat Jumat di Masjid Muhajirin, Eri menyebut data yang disampaikan KPK tersebut terjadi di wilayah Surabaya yang juga ada kantor Pemprov Jatim, kementerian, dan perwakilan badan.
"Surabaya pengaduan tertinggi itu Kota Surabaya loh, bukan pemerintah kotanya. Instansi di Surabaya banyak, Pemkot, ada kementerian disini, lembaga disini, provinsi juga di sini, itu masuk kota surabaya," ujar Eri, Jumat (14/6/2024).
Eri menegaskan jika skor Monitoring Center for Prevention (MCP), yakni percepatan pencegahan korupsi masih cukup bagus. Dia juga menunjukan Survei Penilaian Integritas (SPI) yang terbilang tinggi.
"Tapi pengaduan Kota Surabaya tidak begitu, lihat MCP-nya Surabaya nomor berapa, nomor 1, lihat SPI-nya berapa nilainya 79 berarti bukan Pemerintah Kota surabaya. Tapi instansi yang ada di Kota Surabaya," terangnya.
Dia menyampaikan jangan salah dalam penilaian. Karena itu untuk pengaduan Pemkot tak turut serta akan hal tersebut, karena itu urusan masing-masing instansi.
"Untuk pengaduan jangan ditanyakan ke Pemkot. Jangan salah, untuk masalah pengaduan biar diurus instansi-instansi yang bersangkutan, saya tidak ikut-ikut," tegasnya.
Meski begitu, bukan berarti Pemkot Surabaya bersih dari aduan masyarakat ke KPK. Eri tak menampik ada laporan atau aduan yang masuk ke komisi anti-rasuah tersebut.
Baca Juga: 343 Aduan Masyarakat Surabaya Masuk ke KPK, DPRD Angkat Bicara
"Ada tapi jumlahnya sedikit. Sekitar 30an. (Paling banyak) terkait percepatan pelayanan, sampe RW dilaporkan yo onok. RW kan ya boleh-boleh saja ketika ada pembangunan jalannya rusak sampai laporin di sana," ucapnya.
"Ini menjadi tantangan kita ya bagaimana Surabaya bisa terus bergerak karena lek wong gak ngerti ya itu Surabaya pikirannya Pemkot. padahal Surabaya instansinya akeh," tandasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Pemuda Begal Payudara Siswi SMA Blitar Saat Puasa, Dikejar Warga hingga Diringkus Polisi
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!