SuaraJatim.id - Persik Kediri mendatangkan kiper baru asal Brasil Leo Navacchio. Pemain 31 tahun tersebut diperkenalkan bersama Husna Malik yang juga akan mengisi slot penjaga gawang Macan Putih.
"Untuk penjaga gawang, kami memang perlu menambah kekuatan kedalaman skuad," ujar pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide dikutip dari TIMES Indonesia--jaringan Suara.com, Selasa (2/7/2024).
Dengan bergabungnya dua pemain, kini ada tiga kiper di Persik Kediri. Leo Navacchio didatangkan dari klub Tondela di Liga Portugal dan Husna Malik sebelumnya memperkuat Persikabo Bogor.
Persik juga mendatangkan Didik Wahyu untuk menambah opsi pemain di posisi bek tengah.
"Seperti yang sudah saya tegaskan bahwa kompetisi Liga 1 Indonesia sangat berat, kami perlu mengantisipasi segala sesuatunya dengan cermat. Akan ada kondisi pemain cedera atau terkena hukuman akumulasi sehingga kedalaman tim akan sangat menentukan juga," kata Marcelo.
Profil Leo Navacchio
Leo merupakan kiper kelahiran Piacatu, Brasil pada 28 Desember 1992. Mengutip dari laman Transfermarkt, sang kiper memiliki dua kewarganegaraan Brasil dan Italia.
Karier Leo banyak dihabiskan di Brasil dan Portugal. Selama di Brasil, kiper 1,92 meter tersebut telah memperkuat sejumlah klub, seperti Sao Paulo, America-RN, dan Oeste.
Musim 2015, dia mencoba petualangan di Portugal dengan memperkuat sejumlah klub, mulai dari Portimonense, Penafiel, SD Covilha, Torreense, dan Tondela.
Baca Juga: Skuad Persik Kediri Makin Mengerucut Jelang Latihan Perdana
Leo Navacchio menjadi kiper asing pertama yang didatangkan Persik Kediri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya