SuaraJatim.id - Fenomena sumur menyemburkan air setinggi 15 meter yang terjadi di Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang viral.
Semburan air pertama kali muncul pada Jumat (2/8/2024) dini hari. Berdasarkan informasi yang diterima, warga awalnya melakukan pengeboran untuk mencari air.
Setelah bekerja satu bulan lebih dengan kedalaman 90 meter, tiba-tiba sumur menyemburkan air setinggi sekitar 15 meter. Air yang dikeluarkan bercampur gas. Warga diminta untuk tidak menyalakan api di sekitarnya.
Analis Kebijakan Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Sampang, Abdi Barri Salam mengatakan, sebagai antisipasi, warga dilarang menyalakan api.
"Untuk penanggulangan sementara dalam rangka mengantisipasi terjadinya ledakan atau kebakaran, maka kami menyarankan kepada masyarakat melalui mantan Kades Pandan untuk tidak menyalakan api, merokok atau memasak di sekitar lokasi semburan," ujarnya dikutip dari Ketik.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (2/8/2024).
"Sebab Hasil pengamatan sementara semburan air diperkirakan sekitar kurang lebih 30 meter, tercium bau gas, namun tidak pekat dan airnya terasa asin," tambahnya.
Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD Sampang untuk menyediakan dan memasang pipa pada lubang semburan. Tinggi pipa diusahakan hingga di atas atap rumah terdekat supaya gas yang keluar bersama air bisa mengalir lebih tinggi dari rumah sekitar sehingga mengurangi risiko terbakar.
"Mantan kades diminta untuk memasang pengumuman agar warga melakukan tindakan yang bisa memicu api disekitar lokasi semburan serta untuk tidak mengkonsumsi air tersebut sampai dengan ada pemberitahuan resmi dari hasil uji laboratorium oleh Dinas ESDM Provinsi", ujarnya.
Berikutnya, pihak kecamatan diminta untuk terus memantau dan melaporkan semburan air di sumur tersebut.
Baca Juga: Fenomena Aneh! Semburan Air Setinggi 15 Meter Gegerkan Warga Sampang
"Supaya kami bisa meneruskan kepada Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur", pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026