Selain Henry, Robert Pirès dan Dennis Bergkamp juga memainkan peran penting dalam menciptakan peluang dan menjaga tekanan pada pertahanan lawan. Pirès, yang sering bermain di sayap kiri, mencetak 14 gol dan memberikan banyak assist berkat kemampuannya menemukan ruang dan menempatkan bola dengan akurat. Bergkamp, di sisi lain, adalah seorang maestro di belakang striker utama, dengan visi dan teknik yang tak tertandingi yang memungkinkan Arsenal untuk mengalirkan bola dengan lancar dan efektif.
Meskipun banyak yang berbicara tentang kehebatan lini serang Arsenal, pertahanan mereka juga layak mendapat pujian. Soliditas pertahanan Arsenal selama musim 2003-2004 menjadi fondasi dari kesuksesan mereka.
Kombinasi antara Sol Campbell dan Kolo Touré di jantung pertahanan memberikan rasa aman yang besar bagi tim. Mereka hanya kebobolan 26 gol dalam 38 pertandingan, catatan yang sangat mengesankan dan menunjukkan betapa sulitnya bagi tim lawan untuk menembus pertahanan Arsenal.
Di posisi bek sayap, Lauren dan Ashley Cole memberikan keseimbangan sempurna antara pertahanan dan serangan. Keduanya tidak hanya menjaga sayap dengan ketat tetapi juga sering membantu serangan dengan overlap dan crossing yang berbahaya. Jens Lehmann, kiper asal Jerman yang direkrut pada musim panas sebelum musim ini, juga menunjukkan performa yang sangat konsisten di bawah mistar, sering kali melakukan penyelamatan penting di saat-saat krusial.
Selain kualitas individu, faktor lain yang sangat menentukan keberhasilan Arsenal pada musim ini adalah kekompakan tim dan kerja sama yang luar biasa. Tidak ada pemain yang merasa lebih penting dari tim, dan setiap orang tahu perannya masing-masing.
Arsène Wenger berhasil menciptakan suasana di mana setiap pemain bekerja keras untuk satu sama lain, baik di lapangan maupun di luar lapangan. Keberhasilan ini juga diperkuat oleh kurangnya cedera pada pemain kunci selama musim berlangsung, yang memungkinkan Wenger untuk mempertahankan susunan pemain yang konsisten di sebagian besar pertandingan.
4. Momen-Momen Penting di Musim The Invincibles
Musim 2003-2004 penuh dengan momen-momen penting yang membuktikan ketangguhan Arsenal. Beberapa di antaranya adalah:
- Kemenangan 4-2 atas Liverpool
Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Arema FC di Laga Derbi Jatim Sore Ini
Pada bulan April 2004, Arsenal menghadapi Liverpool dalam sebuah pertandingan krusial. Setelah tertinggal 1-2 di babak pertama, Arsenal bangkit di babak kedua dengan mencetak tiga gol. Thierry Henry mencetak hat-trick dalam pertandingan ini, yang dianggap sebagai salah satu penampilan terbaiknya sepanjang karier.
Henry benar-benar menguasai permainan, dengan gol ketiga yang ia cetak di pertandingan itu menjadi salah satu momen paling ikonik dari musim tersebut. Dalam gol tersebut, Henry menggiring bola dari tengah lapangan, melewati beberapa pemain Liverpool sebelum menempatkan bola di sudut bawah gawang dengan tenang. Kemenangan ini menjadi salah satu titik balik yang sangat penting bagi Arsenal dalam mempertahankan perjalanan mereka tanpa kekalahan.
- Pertandingan Melawan Tottenham Hotspur
Pada 25 April 2004, Arsenal menghadapi rival beratnya, Tottenham Hotspur, di White Hart Lane. Pertandingan ini sangat penting karena Arsenal bisa mengamankan gelar Liga Premier jika mereka tidak kalah. Pertandingan berakhir imbang 2-2, yang berarti Arsenal resmi menjadi juara Liga Premier dengan empat pertandingan tersisa. Meskipun hasil imbang, meraih gelar di kandang rival utama mereka adalah salah satu momen paling manis bagi para pemain dan pendukung Arsenal. Kepastian gelar ini juga memberikan Arsenal ruang untuk fokus menyelesaikan musim tanpa kekalahan.
- Laga Penutup Musim Melawan Leicester City
Pertandingan terakhir musim ini melawan Leicester City di Highbury menjadi penutup yang sempurna untuk musim bersejarah ini. Arsenal tertinggal 0-1 lebih dulu melalui gol dari mantan pemain mereka, Paul Dickov, namun berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 melalui gol dari Thierry Henry dan Patrick Vieira.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Arema FC di Laga Derbi Jatim Sore Ini
-
Link Live Streaming Persebaya vs Barito Putera, Awas Ketajaman Tim Tamu
-
Persik Kediri vs Borneo FC: Head to Head, Prediksi, dan Link Live Streaming
-
Sampai 'Break' Piala Dunia 2022, Arsenal Puncaki Liga Inggris, Muenchen Digdaya di Liga Jerman
-
Link Live Streaming Persebaya Vs Madura United, Liga 1 Minggu 14 Agustus 2022
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi