SuaraJatim.id - Persidangan Ivan Setyawan berlanjut. Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Malang kali ini menghadirkan tiga saksi. Mereka ialah Citra Ayu Rosita mantan istri Ivan, Sotya Rini ibu Citra, dan Refi Cintya Hayuningtyas adik Citra.
Sidang itu dilaksanakan secara tertutup di ruang sidang Cakra di Pengadilan Negeri Malang pada Kamis (12/9/2024).
Ketiganya memberikan keterangan secara terpisah. Citra lebih dahulu. Sekitar satu jam, perempuan yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim itu dimintai kesaksian sebagai korban.
M Soleh, penasihat hukum terdakwa Ivan mengatakan dalam persidangan itu, Citra menjelaskan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis yang dia maksud ialah Ivan marah saat Citra menolak untuk melakukan hubungan suami istri.
Bahkan, Ivan memulangkan Citra ke ke orang tuanya di Malang. Meski begitu, disebutkan keesokan harinya keduanya bertemu kembali sebelum melakukan perjalanan dinas keluar kota.
“Hanya saja, saat majelis hakim bertanya lebih dalam terkait KDRT psikis yang dimaksud saksi itu, dia diam. Tidak bisa jelaskan. Bahkan, ada pertemuan setelah klien saya mengantar saksi pelapor itu ke rumah orang tuanya ke Malang. Dan pertemuan itu tidak terjadi apa-apa,” kata Soleh.
Disinggung masalah perselingkuhannya, disebutkan tidak mengakui. Termasuk saat ditunjukkan foto mesra Citra dengan seorang pria yang menjadi orang ketiga dalam hubungan rumah tangga mereka saat itu, juga ditepisnya.
Citra mengelak foto dalam ruangan itu hanya ada mereka berdua. Melainkan foto ramai-ramai yang dipotong.
“Termasuk foto berdua di bioskop. Citra mengaku itu ramai dengan teman-temannya. Hanya saja, yang lain belum datang. Tetapi, saat majelis hakim menanyakan foto serupa yang menunjukkan mereka ramai-ramai, Citra tidak bisa berikan,” kata Soleh.
Baca Juga: Kisah Suami Ditinggal Selingkuh Berujung Dilaporkan Kasus KDRT, Kini Jalani Sidang di PN Malang
Sedangkan chat mesra yang dituduhkan juga ditepisnya. Citra menyebut jika itu editan.
Saksi bersikukuh bahwa itu editan kendati Soleh mengungkapkan, jika chat tersebut diberikan oleh istri dari pria selingkuhan Citra.
Namun, majelis hakim saat itu kembali menyarankan agar kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Sehingga bisa restorative justice (RJ). Ini merupakan kedua kalinya dalam kasus ini mendapat tawaran RJ. Pertama dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang.
Sayang, itu tidak berhasil. Citra dan keluarganya menolak. “Hakim tadi mempertimbangkan kedua anak mereka. Kalau mereka memahami kondisi orang tua mereka, akan muncul dendam antara anak dan orang tua. Jadi, hakim kembali tawarkan RJ,” katanya lagi.
Sementara itu, usai sidang, saat ingin dikonfirmasi Citra dan keluarganya menolak. Termasuk pengacara yang mendampingi tak mau berkomentar. “Nanti saja ya mas,” kata salah seorang pengacara yang mendampingi Citra dan keluarganya.
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026