SuaraJatim.id - Madura United berada di posisi ke-17 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025. Laskar Sape Kerrab itu baru mengantongi tiga poin, hasil dari 3 kali seri dan 4 kali kalah.
Catatan kebobolan Madura United menjadi sorotan. Lulinha dkk kemasukan 14 gol dari 7 laga dan mencetak 7 gol.
Pelatih Karteker Madura United FC Rahmad Basuki memberi isyarat lini belakang timnya perlu dibenahi. Dia mengaku saat ini sedang fokus memperbaikinya.
"Kami sengaja fokus pada upaya memperbaiki pola bertahan tim, disamping berupaya mempertajam serangan dan memperbaiki penyelesaian akhir," ujarnya dilansir dari Antara, Rabu (2/9/2024).
Jumlah kebobolan Madura United menjadi yang paling buruk di antara 17 tim peserta Liga 1.
"Tugas ini tentu tidak mudah, karena itu pembinaan kepada tim perlu dilakukan secara telaten dengan mengedepankan kekompakan dan kebersamaan tim," katanya.
Sementara itu untuk lini depan, Rahmad Basuki menyebut ada salah satu pemainnya, yakni Lulinha atau Luiz Marcelo Morais Dos Ries yang masuk daftar pencetak gol terbanyak.
Pemain asal Brasil tersebut mencetak 5 gol dari total 7 gol yang dilesakkan oleh Madura United FC selama kompetisi berlangsung.
"Yang dibutuhkan ke depan untuk melanjutkan mengarungi liga ini adalah kolektivitas tim, disamping kemampuan individu pemain," katanya.
Baca Juga: Ini Penyebab Kekalahan Persik Kediri dari PSBS Biak
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Satu Hilang, Dua Nyaris Tewas: Tragedi di Balik Penggelontoran Air PLTA Wlingi Blitar
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual
-
Hanya Karena Teguran Sepele, Kakek di Jombang Nekat Bakar Toko Grosir Tetangga
-
Jerat di Balik Layar Game Online: Kisah Siswa SD Tulungagung yang Nyaris Terperosok Radikalisme