SuaraJatim.id - Persela Lamongan kembali meraih hasil kurang bagus. Bermain di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Tuban, klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut ditahan imbang RANS Nusantara FC dengan skor 1-1.
Persela unggul lebih dulu melalui Ezechiel yang berhasil membobol gawang Rans Nusantara FC pada menit ke-44.
Rans Nusantara FC baru bisa menyamakan kedudukan pada perpanjangan babak kedua melalui aksi dari Ismael Salim Dunga.
Pelatih Persela Lamongan, Zulkifli Syukur mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Dia menargetkan mendapat poin penuh di laga tersebut.
Zulkifli Syukur menilai timnya terlalu asyik bermain di belakang, sehingga tercipta gol Rans Nusantara FC.
“Kita sebenarnya lebih mendominasi, tetapi ya inilah sepak bola. Pemain kita terlalu asyik bermain di belakang, karena mungkin mereka berpikir telah unggul satu kosong,” ujarnya dikutip dari Suara Indonesia--jaringan Suara.com.
Dia menyayangkan kesalahan yang dibuat timnya yang kemudian tercipta gol penyama kedudukan.
Terlepas dari itu, Zulkifli Syukur memuji peforma para pemainnya pada pertandingan tersebut. Namun, dia menekankan tetap ada evaluasi untuk langkah ke depannya.
“Fokus kita evolusi, apa yang mereka tampilkan saat away dan home bisa berbeda, kita akan bicara permasalahan apakah faktor teknis atau non teknis,” tandasnya.
Baca Juga: Khofifah Bertemu Massa Muslimat NU di GOR Tuban: Saya Tak Pakai Seragam
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang