SuaraJatim.id - Persebaya Surabaya ditahan imbang PSM Makassar pada laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (24/10/2024).
Klub berjuluk Bajol Ijo itu harus puas dengan skor akhir 1-1. Gol Persebaya dicetak Mohammed Rashid pada menit ke-45+4. Sedangkan PSM Makassar dilesakkan Yuran Fernandes menit ke-16.
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Dia menyebut timnya sangat ingin mempersembahkan kemenangan untuk Rudy Keltjes.
"Saya kecewa, pemain juga kecewa, kami ingin mempersembahkan kemenangan untuk Coach Rudy Keltjes dan saya yakin dia juga mendukung kami malam ini, namun kami belum bisa memberikan kemenangan di malam ini," ujarnya dikutip dari Antara.
Paul Munster menyentil wasit yang menurutnya ada beberapa keputusan kontroversi pada pertandingan tersebut.
"Saya mencintai sepak bola Indonesia dan sudah lama juga menangani tim sepak bola di Indonesia, namun masalahnya tetap sama, wasit masih belum bisa mengambil keputusan yang baik terlebih saat bermain di GBT," katanya.
Dia juga menyoroti wasit yang jarang melihat VAR untuk menentukan keputusan kontroversial. "Coba anda amati, karena saya selama ini mengamati, mereka belum pernah melihat video monitor VAR jika ada keputusan-keputusan yang kontroversial," tuturnya.
Kendati demikian, dia mengakui masih ada masalah di lini depan Persebaya Surabaya.
"Kami bermain bagus pada babak pertama dan berhasil mencetak gol menjelang berakhirnya pertandingan pertama. Di babak kedua permainan lebih baik lagi daripada babak pertama namun masalahnya tetap sama masih kurang dalam penyelesaian akhir," ungkapnya.
Baca Juga: Apa yang Terjadi dengan Madura United? Belum Pernah Menang, Berada di Dasar Klasemen
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak
-
Drama OTT Tulungagung: Tak Hanya Bupati, Sang Adik Kandung Legislator PDIP Ikut Diboyong KPK
-
Detik-Detik Sopir Truk Sampah di Gresik Larikan Kendaraan yang Terbakar ke Pos Damkar
-
7 Fakta Profil dan Kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Kena OTT KPK
-
KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Ini 7 Fakta Lengkapnya