SuaraJatim.id - Kompetisi Liga 1 2024/2025 baru bergulir hingga pekan ke-15, namuan Persebaya sudah didenda tiga kali.
Terbaru, klub berjuluk Bajol Ijo itu didenda Komdis PSSI total Rp70 juta imbas ulah suporter di laga melawan Arema FC.
Denda tersebut untuk dua pelanggaran yang dilakukan suporter dari atas tribun penonton.
Dikutip dari laman PSSI, pelanggaran pertama, yakni aksi pelemparan botol kemasan air mineral ke arah lapangan dan pemain Arema FC yang dilakukan pada menit 43, menit 71 dan menit 84. Persebaya pun dihukum denda Rp20.000.000.
Kedua denda diberikan terkait penyalaan flare yang dilakukan penonton Persebaya Surabaya di tribun Selatan. Klub harus membayar denda Rp50.000.000.
Hukuman tersebut merupakan yang ketiga bagi Persebaya untuk musim ini. Sebelumnya, klub asal Surabaya itu juga dijatuhi denda imbas perilaku suporter saat menghadapi Persija Jakarta pada 22 November 2024.
Bajol Ijo didenda Rp50.000.000 atas pelanggaran penyalaan flare sebanyak 5 buah yang dilakukan oleh penonton Persebaya Surabaya di tribun Utara dan tribun Selatan.
Kemudian, denda Rp25.000.000 atas pelanggaran gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persija Jakarta.
Persebaya juga pernah dijatuhi hukuman ketika menjamu Dewa United FC pada 27 September 2024.
Baca Juga: Persik Kediri Lawan Arema FC, Marcelo Rospide: Lebih Fokus
Klub didenda Rp20.000.000 atas pelanggaran pelemparan botol kemasan air mineral ke arah perangkat pertandingan yang dilakukan oleh penonton Persebaya Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!
-
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
-
Jatim Target Produksi Jagung Tembus 5,4 Juta Ton 2026, Khofifah Ungkap Potensi Surplus Besar