SuaraJatim.id - Polda Jatim turun tangan menyelidiki temuan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di laut Sidoarjo.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Farman mengaku telah menerjunkan tim khusus untuk menyelidikinya.
Kepolisian mengerahkan Subdit Harta Benda Bangunan dan Tanah (Harda Bangtah) Polda Jatim untuk mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. "Penyelidikan ini dilakukan atas perintah Bapak Kapolda. Tim kami telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," ujarnya, Jumat (24/1/2025).
Pihaknya sudah mengecek ke lokasi titik SHGB di perairan Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, termasuk kepala desa setempat. Selain itu, polisi juga memeriksa warga sekitar untuk menggali riwayat SHGB tersebut.
"Kami telah mendatangi lokasi dan menemui Kepala Desa untuk mendapatkan informasi yang akurat. Saat ini, penyelidikan masih dalam tahap pendalaman," katanya.
Farman menyebutkan, koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dilakukan untuk menelusuri terbitnya SHGB.
"Kami berkoordinasi dengan BPN untuk menanyakan proses penerbitan SHGB tersebut. Karena SHGB ini sudah terbit lama, maka kami perlu menelusuri pejabat yang berwenang pada saat itu. BPN saat ini sedang mencari dokumen terkait penerbitan SHGB tersebut," katanya.
Sebelumnya, terdapat Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) seluas 656 hektare di atas laut Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Sertifikat tersebut diketahui milik tiga perusahaan.
Baca Juga: Pj Gubernur Jatim Pastikan HGB di Laut Sidoarjo Tak Diperpanjang
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Komitmen Pendidikan Berkualitas, Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan dari BMPS
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur
-
5 Fakta Kades di Lumajang Tabrak Pemotor hingga Tewas, Mobil Ngebut!