SuaraJatim.id - Kecelakaan maut terjadi di Tol Pandaan-Malang, tepatnya di Exit Tol Purwodadi, Pasuruan pada Sabtu (1/2/2025). Sebuah Bus Brimob mengangkut sejumlah pelajar SMA Negeri 1 Porong, Sidoarjo menabrak pembatas jalan di jalur keluar pintu tol.
Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Insiden tersebut terjadi pada pukul 11.30 WIB. Bus Brimob milik Pusdik Watukosek Porong, Sidoarjo itu membawa belasan siswa SMAN 1 Porong. Informasinya, terdapat 31 siswa dan dua guru yang berada di dalam bus.
Bus yang rencananya akan menuju arah Malang mengambil jalur menuju exit Tol Purwodadi. Namun, nahas bus menabrak pembatas jalan di jalur keluar pintu tol.
Mengutip dari Antara, terdapat korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
"Korban meninggal merupakan sopir dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Saiful Anwar Kota Malang" kata Kasat PJR Polda Jawa Timur AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, Sabtu (1/2/2025).
Menurut polisi, seluruh penumpang selamat dan telah dievakuasi ke RS Lawang, RS Lawang Medika, RS Prima Husada.
Sementara itu, berdasarkan data RSUD Saiful Anwar Malang, ada dua orang yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut .
Kepala Sub-Bagian Humas RSUD Saiful Anwar Dony Iryan Vebry Prasetyo mengatakan, ada dua orang yang meninggal dunia, yakni masing-masing terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.
Baca Juga: Truk Tronton Totolan di Jalur Tengkorak Bojonegoro-Babad
Hanya saja, dia tidak menyebutkan identitas dua korban yang meninggal dunia tersebut.
Selain itu, ada lima orang yang sedang mengalami luka dan sedang dirawat di RSUD Saiful Anwar. "Lima orang korban (kecelakaan bus) sedang dalam perawatan. Dua korban meninggal dunia sudah di kamar jenazah," kata Dony.
Dia menyatakan bahwa kelima korban luka-luka yang dirawat di RSUD Saiful Anwar terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan.
"Korban yang mengalami luka-luka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar), terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Lutung Jawa Dipelihara Warga di Bondowoso Dievakuasi, Kini Jalani Rehabilitasi