SuaraJatim.id - Seorang perempuan menjadi korban kecelakaan. Korban tertabrak kereta api di perlintasan KA Jalan Nias-Gubeng Jaya II Surabaya pada Jumat (24/1/2025).
Korban bernama Lara Raisa (35) yang mengendarai sepeda motor mengalami luka cukup parah akibat tertabrak kereta api.
Insiden ini diduga akibat kelalaian penjaga palang pintu perlintasan yang tidak resmi di perlintasan kereta api tersebut.
Lara Raisa, yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur, tepatnya Jalan Gubeng Jaya menuju Jalan Nias, tak sempat menghindar saat kereta api dari arah selatan mendekat.
Supratman (70), petugas penjaga palang pintu perlintasan swadaya masyarakat tersebut mengakui kesalahannya. "Saya akui lalai, Pak. Kereta sudah dekat, sekitar 20 meter lagi sampai stasiun, saya baru mau menutup palang pintu," katanya.
Kecepatan Lara dan keterlambatan Supratman dalam menutup palang pintu diduga menjadi faktor utama kecelakaan ini.
Beruntung, Lara Raisa selamat dari maut, meskipun mengalami luka cukup parah di kaki dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Wakapolsek Gubeng, AKP Djoko Soesanto menjelaskan perlintasan tersebut merupakan swadaya masyarakat dan bukan milik PT KAI Daop 8 Surabaya. "Perlintasan ini memang tidak resmi, dan kami sudah menutup akses sementara untuk proses penyelidikan," kata AKP Djoko.
Supratman saat ini telah dibawa ke Mapolsek Gubeng untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Viral Ivan Sugianto Terpidana Perundungan 'Keluyuran', Begini Faktanya
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak resmi. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama," tandasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Lutung Jawa Dipelihara Warga di Bondowoso Dievakuasi, Kini Jalani Rehabilitasi