SuaraJatim.id -
Polisi telah mengamankan MA (25), pelaku penganiayaan berujung tewasnya bocah berusia 7 tahun berinisial FA. Jasad korban dikubur di kebun kopi Desa Silo, Kabupaten Jember.
"Kami sudah menangkap terduga pelaku MA dan hasil pemeriksaan awal bahwa pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma, Jumat (14/2/2025).
Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan tersebut. Termasuk mendalami motif pelaku.
"Pengakuan pelaku masih berubah-ubah. Awalnya mengaku jengkel atau kesal terhadap korban sehingga menganiaya dengan tangan kosong berkali-kali. Namun, ada juga indikasi bahwa pelaku memiliki hubungan asmara dengan ibu korban," katanya.
Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi tengah melakukan autopsi untuk mencari tahu penyebab kematian korban.
Kasus tersebut terungkap setelah ibu kandungnya yang tidak menemukan keberadaan anaknya. Sebelumnya sang ibu menitipkan korban ke pelaku.
Ibu korban kemudian melaporkan anaknya hilang pada Minggu (9/2/2025). Usai dilakukan penyelidikan diketahui jika korban dikubur di kebun kopi setelah dianiaya pada Kamis (13/2/2025).
"Pelaku membawa korban yang sudah tidak bernyawa dan menguburnya di kebun kopi yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat kejadian penganiayaan," kata Angga.
Kini pelaku telah ditahan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya kayu yang dipakai untuk menggali dan mengubur korban.
Baca Juga: Hasil Autopsi Mayat Tanpa Kepala di Jombang: Terungkap Fakta yang Bikin Merinding
"Kami juga menyita sejumlah barang bukti, yakni sepeda motor, batang kayu yang digunakan untuk menggali dan mengubur, sisa baju yang dibakar, serta karung yang digunakan untuk membungkus korban," ujarnya.
Angga menyampaikan penyidik berniat memeriksa kejiwaan terhadap pelaku yang tega membunuh bocah berusia 7 tahun tersebut. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum