SuaraJatim.id - Persik Kediri harus menelan kekalahan pahit 1-4 atas tuan rumah Persib Bandung pada laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (5/2/2025).
Keempat gol Perib Bandung dicetak Nick Kuipers, Ryan Kurnia, David da Silva, dan Beckham Putra. Sedangkan Persik Kediri hanya mampu membalas satu gol melalui Majed Osman.
Persik Kediri harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-73 setelah Kiko mendapatkan kartu merah.
Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide usai pertandingan mengakui bermain dengan 10 orang semakin membuat timnya kesulitan. "Persib Bandung adalah tim yang sangat bagus, dan kami sangat kekurangan pemain, sangat sulit untuk bertahan. Sayangnya, hasilnya tidak berpihak pada kami,” ujarnya dikutip dari BeritaJatim--partner Suara.com.
Klub berjuluk Macan Putih itu tertinggal dua gol pada babak pertama. Babak kedua asa mengejar ketertinggalan muncul setelah Majed Osman mencetak gol.
“Saya rasa kami sudah menyadari kesulitan yang akan kami hadapi. Dan tentu saja, di awal pertandingan, kami mendapatkan banyak tekanan. Lalu Persib Bandung mulai mencetak gol, dan di akhir babak pertama, kami kebobolan lagi,” kata Rospide.
Babak kedua sebenarnya Marcelo Rospide sudah mencoba mengatur ulang permainan tim pada babak kedua. Namun, kartu merah Kiko pada menit ke-73 membuatnya semakin berat.
"Kami bermain lebih banyak dalam transisi. Itulah rencana dan strateginya dengan memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan lawan. Hingga akhirnya, kami harus bermain dengan 10 pemain," katanya.
Baca Juga: Stadion Brawijaya Sedang Kacau, Wali Kota Kediri Ingin Persik Tetap Bisa Main di Kediri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat