SuaraJatim.id - Pelabuhan Ketapang Banyuwangi untuk penyeberangan ke Gilimanuk, Bali pasca-libur Hari Raya Nyepi mulai dibuka Minggu (30/3/2025).
Antrean panjang mengular pun mulai terurai. Ratusan kendaraan roda empat yang mengantre di areal parkir Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi mulai naik ke kapal feri.
Salah seorang pengendara roda empat asal Yogyakarta, Antonius mengaku harus menunggu berjam - jam untuk naik ke kapal feri.
"Saya tiba di pelabuhan pukul 01:30 WIB tadi untuk menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk. Rencana saya bersama keluarga untuk berlibur ke Bali," katanya dilansir dari Antara, Minggu (30/3/2025).
General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang/ Gilimanuk Yani Andriyanto belum bisa dikonfirmasi terkait antrean kendaraan di areal parkir pelabuhan.
Antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Ketapang didominasi mobil pribadi. Antrean memanjang mulai dari areal parkir hingga gerbang pelabuhan. kebanyakan hendak menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk.
Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo mengatakan, rekayasa dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan roda empat di jalur utama pelabuhan.
Rekayasa yang dilakukan salah satunya, yakni arus lalu lintas dari arah Situbondo - Banyuwangi dan sebaliknya yang tidak masuk pelabuhan dialihkan ke jalan lingkar.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan di Pelabuhan Ketapang.
Baca Juga: Doa Akhir Ramadhan 1446 H Lengkap dengan Niat Zakat Fitrah
"Hari ini kami memang melakukan rekayasa arus lalu lintas karena ada penumpukan kendaraan di pelabuhan setelah dua hari penyeberangan ditutup dan dibuka kembali pada pagi hari ini," kata Kompol Elang.
Dia menyampaikan, untuk mengurangi penumpukan kendaraan roda empat yang akan menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk, mobil diarahkan ke zona penyangga atau buffer zone di Terminal Sritanjung (sebelum pelabuhan dari arah Situbondo) dan parkir milik ASDP di Bulusan (sebelum pelabuhan dari arah Banyuwangi).
"Semoga proses bongkar muat kapal feri di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk segera mencair dan harapannya tidak sampai siang hari kepadatan kendaraan yang akan menyeberang ke Gilimanuk bisa terurai," ungkapnya.
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang/Gilimanuk menutup sementara pelayanan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, sejak Jumat (28/3) pukul 17:00 WIB dan dibuka hari ini Minggu, 30 Maret 2025 pukul 05:00 WIB.
Puncak Arus Mudik Lebaran 2025
Kepolisian Republik Indonesia mengungkapkan bahwa prediksi arus mudik lebaran 2025 akan berlangsung pada tanggal 28 Maret-30 Maret 2025. Lalu untuk prediksi arus balik lebaran 2025 menurut Kepolisian Republik Indonesia yakni berlangsung pada tanggal 5 April - 7 April 2025 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!
-
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
-
Jatim Target Produksi Jagung Tembus 5,4 Juta Ton 2026, Khofifah Ungkap Potensi Surplus Besar