Scroll untuk membaca artikel
Baehaqi Almutoif
Senin, 31 Maret 2025 | 14:26 WIB
Kondisi rumah yang terkena ledakan petasan di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Ledakan itu mengkibatkan empat orang luka dan rumah rusak. ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota

Saat ini lokasi tempat ledakan sudah dipasang garis polisi untuk membatasi aktivitas demi penyelidikan.

Iptu Samsul mengimbau kepada warga untuk berhati-hati dengan tidak menyalahgunakan petasan, sebab dampaknya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Terjadi Lima Ledakan Akibat Petasan dalam Sepekan Terakhir

Kejadian ledakan bukan yang pertama kali. Sebelumnya, di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Sebuah rumah porak-poranda akibat ledakan petasan pada Minggu (30/3/2025) dini hari.

Baca Juga: Lagi dan Lagi! Rumah Porak-poranda Gegera Petasan, Tebaru di Blitar

Rumah yang meledak itu diketahui milik Sundari. Akibatnya, kaca dan atap rumah rusak.

Menurut sejumlah saksi, ledakan tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pemicunya ialah bubuk mesiu yang disimpan anaknya di dalam rumah.

Ledakan sempat mengejutkan warga sekitar. Petasan meledak saat sedang diracik oleh anak sang pemilik rumah.

Bubuk petasan niatnya akan dipakai untuk membuat petasan. Namun saat akan meracik petasan, tiba - tiba meledak dan menghancurkan rumah.

Di kejadian lain, seorang pengendara tewas setelah motornya meledak diduga akibat petasan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Blitar - Malang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar pada Selasa (25/03/2025).

Baca Juga: Kronologi Lengkap Rumah di Jember Meledak Akibat Petasan, Gegara Rokok

Berdasarkan kesaksian warga yang melihat kejadian, korban awalnya terlibat kecelakaan dengan anak - anak yang sedang naik sepeda angin. Tak lama setelah itu, dari tubuh pengendara sepeda motor itu keluar asap dan terdengar suara ledakan. Korban diketahui meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Load More