Scroll untuk membaca artikel
Baehaqi Almutoif
Senin, 31 Maret 2025 | 14:26 WIB
Kondisi rumah yang terkena ledakan petasan di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Ledakan itu mengkibatkan empat orang luka dan rumah rusak. ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota

SuaraJatim.id - Warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar dikagetkan dengan suara ledakan petasan yang terjadi pada Senin (31/3/2025) dini hari.

Petasan yang meledak tersebut berasal dari rumah Supiyati (51), warga Dusun Kakahrejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Mercon atau petasan meledak melukai tuannya. Empat orang dilaporkan terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan, ada dua korban anak yang terluka diduga akibat ledakan petasan. Kemudian dua orang lagi kebetulan saat kejadian berada di area rumah yang terkena ledakan.

Baca Juga: Lagi dan Lagi! Rumah Porak-poranda Gegera Petasan, Tebaru di Blitar

"Kejadian berawal pada Senin dini hari sekitar jam 00.00 WIB saat saksi Solikhin berada di rumahnya tiba-tiba mendengar suara letusan dari rumah ibu Supiyati. Ketika keluar, melihat teras rumah ibu Supiyati hancur," katanya dilansir dari Antara.

Korban yang terluka antara lain HW (14), anak pemilik rumah. Remaja yang masuk duduk di bangku SMP kelas tiga ini mengalami luka bakar di bagian wajah, kaki serta tangan.

Kemudian pelajar berinisial MF (16) mengalami luka bakar di bagian wajah, kaki, dan tangan.

Ketiga, yakni berinisial MN (16) yang mengalami luka bakar di kaki, tangan, kepala, serta jari tangan lepas. Satu lagi korban berinisial AS (13) yang terlukabakar bagian wajah, kaki, tangan.

Para korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Rumah di Jember Meledak Akibat Petasan, Gegara Rokok

Sementara itu, kondisi rumah Supiyati porak - poranda di bagian teras. Pihaknya mengaku telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Saat ini lokasi tempat ledakan sudah dipasang garis polisi untuk membatasi aktivitas demi penyelidikan.

Iptu Samsul mengimbau kepada warga untuk berhati-hati dengan tidak menyalahgunakan petasan, sebab dampaknya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Terjadi Lima Ledakan Akibat Petasan dalam Sepekan Terakhir

Kejadian ledakan bukan yang pertama kali. Sebelumnya, di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Sebuah rumah porak-poranda akibat ledakan petasan pada Minggu (30/3/2025) dini hari.

Rumah yang meledak itu diketahui milik Sundari. Akibatnya, kaca dan atap rumah rusak.

Menurut sejumlah saksi, ledakan tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pemicunya ialah bubuk mesiu yang disimpan anaknya di dalam rumah.

Ledakan sempat mengejutkan warga sekitar. Petasan meledak saat sedang diracik oleh anak sang pemilik rumah.

Bubuk petasan niatnya akan dipakai untuk membuat petasan. Namun saat akan meracik petasan, tiba - tiba meledak dan menghancurkan rumah.

Di kejadian lain, seorang pengendara tewas setelah motornya meledak diduga akibat petasan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Blitar - Malang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar pada Selasa (25/03/2025).

Berdasarkan kesaksian warga yang melihat kejadian, korban awalnya terlibat kecelakaan dengan anak - anak yang sedang naik sepeda angin. Tak lama setelah itu, dari tubuh pengendara sepeda motor itu keluar asap dan terdengar suara ledakan. Korban diketahui meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Sedangkan di Jember, sebuah rumah di Jember juga dilaporkan porak - poranda akibat ledakan petasan pada Sabtu (29/3/2025). Seorang penghuni rumah dilaporkan harus mendapatkan perawatan intensif akibat mengalami luka bakar cukup serius.

Sebuah rumah di Jember porak - poranda akibat ledakan petasan pada Sabtu (29/3/2025). Seorang penghuni rumah dilaporkan harus mendapatkan perawatan intensif akibat mengalami luka bakar cukup serius.

Rumah yang meledak tersebut milik Nur Imam Ghozali. Saat itu sang empunya rumah sedang meracik petasan dari bubuk mesiu. Kemudian, menurut keterangan sejumlah saksi, korban beristirahat sejenak dengan merokok tidak jauh dari tempatnya meracik petasan.

Nahas, petasan yang diraciknya kemudian meledak. Terdapat tiga orang di dalam rumah tersebut saat peristiwa itu, dua orang di antaranya terluka.

Lalu, seorang pelajar Tulungagung mengalami luka bakar cukup serius akibat ledakan bubuk petasan yang diraciknya sendiri.

Korban berinisial RN (14) warga Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung ke RSUD dr Iskak untuk mendapatkan perawatan.

Ledakan petasan melukai sejumlah orang dan anak - anak di Kediri dan Malang.

Ledakan petasan terjadi di sebuah rumah di Dusun Pujomarto, Desa Ketawang, Kabupaten Kediri pada Minggu (23/3/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan rumah hancur di bagian teras dan penghuninya berinisial A (32) mengalami luka bakar serius.

Tragedi serupa juga terjadi di Malang, tepatnya di Jalan Piranha Atas Nomor 2, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, pada Kamis (20/3/2025) siang. Lima anak mengalami luka bakar akibat ledakan petasan yang mereka rakit.

Load More