Di acara final, Timses Aities keluar sebagai Juara 1 dengan menyisihkan sembilan tim finalis.
Sementara itu, Kasubdit Tata Laksana, Produsen Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PLSB3), Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Ujang Solihin Sidik mengaku terkesan dengan ide yang dikeluarkan para mahasiswa.
“Kami terkesan dengan kualitas ide dan kedalaman pemahaman para finalis terhadap isu persampahan. Beberapa aplikasi bahkan sudah siap diuji coba. Ini menunjukkan bahwa generasi muda kita mampu menjawab tantangan lingkungan dengan solusi teknologi yang konkret dan berdampak,” katanya.
Sinergi antara pemahaman mengenai isu lingkungan dan kemampuan digital para peserta menjadi benang merah yang menghubungkan pandangan para juri dari berbagai latar belakang.
"Aplikasi - aplikasi yang dikembangkan dalam kompetisi ini menawarkan solusi konkret untuk tantangan yang dihadapi bank sampah sehari-hari. Kami melihat potensi besar dalam digitalisasi sistem pencatatan dan pelacakan sampah yang dapat meningkatkan transparansi, efisiensi operasional, dan kepercayaan masyarakat. Harapannya, dengan hadirnya aplikasi terkait penelusuran sampah seperti yang kita lihat hari ini, dapat memperkuat peran bank sampah, melalui transformasi digital menuju terwujudnya prinsip ekonomi sirkular," ungkap Anjar Putro, perwakilan Bank Sampah Induk Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Ledakan Bubuk Mercon di Jombang: Lima Remaja Luka, Rumah Warga Rusak Parah!
-
Spirit Inklusivitas Ramadan, Khofifah Gelar Khotmil Qur'an Bersama Perangkat Daerah & Komunitas Tuli
-
Libur Lebaran 2026, BRI Pastikan Nasabah Tetap Bisa Bertransaksi dengan Aman
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!
-
Becak Listrik Gratis dari Prabowo Bikin Bahagia Lansia di Ngawi, Tak Perlu Lagi Mengayuh Berat!