SuaraJatim.id - Kericuhan terjadi di di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
Demo yang digelar dengan tajuk aksi soildaritas pada driver ojol Affan Kurniawan ini berkembang menjadi kericuhan di Kota Pahlawan.
Hingga saat ini, masa aksi terus melempari Gedung Grahadi hingga gas air mata ditembakkan.
Berdasarkan pantauan pada pukul 16.00 WIB, api masih membara di halaman Gedung Negara Grahadi.
Sejumlah motor yang diduga milik penjaga keamanan turut dibakar.
Asap hitam pun membubung tinggi. Gas air mata ditembakkan dan mengenai sejumlah massa aksi.
Tembakan ini membuat massa aksi lari, namun sejumlah lainnya masih bertahan menyerang di kawasan Grahadi.
Massa yang datang ini berasal dari berbagai elemen seperti pengemudi ojol, mahasiswa, hingga masyarakat yang mayoritas mengenakan baju hitam.
Bahkan juga terdengar suara letupan, diduga dari molotov. Ada pula petasan yang ditembakkan massa aksi.
Baca Juga: Gelar Upacara HUT ke-80 RI di Grahadi, Pemprov Jatim Pecahkan Dua Rekor Dunia MURI
Upaya polisi pukul mundur menggunakan water cannon terus dilakukan namun, massa masih bertahan.
Asap hitam juga terus membumbung dari kawasan Gedung Negara Grahadi karena kebakaran yang terjadi. Aksi lempar-lemparan terus dilakukan.
Bahkan, massa aksi merampas beberapa tameng polisi dan menginjak-injaknya.
Mereka juga mengoyak kawat berduri.
Massa aksi terus berdatangan, mereka kini memadati Jalan Gubernur Suryo ke arah Jalan Pemuda.
Tak pelak hal ini menyebabkan kepadatan kendaraan dari Jalan Pemuda mulai terlihat imbas massa aksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Drama Hilangnya Backpacker Madiun di Korea:Pihak Travel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Misteri 4 Bulan Kematian Nisarofatin Petani Lumajang: Polisi Pastikan Bukan karena Racun