Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov Jatim selaku Kepala BPBD Jatim Adhy Karyono memastikan penyaluran bantuan logistik dan sosial untuk masyarakat Pulau Bawean berjalan lancar sesuai arahan Gubernur Khofifah.
Adhy menegaskan, Gubernur Khofifah secara khusus memberi instruksi agar bantuan jangan sampai molor hingga awal pekan depan.
"Ibu Gubernur berpesan kepada kami, jangan sampai hari Senin, kalau bisa hari Sabtu sudah dibagikan. Karena beliau tidak ingin masyarakat Bawean terganggu dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Adhy.
"Dalam waktu sekitar 10 jam, kapal sudah merapat dan sejak pagi tadi dilakukan proses loading. Ada beras, lauk-pauk, minyak goreng, gula, gas elpiji, hingga daging ayam frozen. Bahkan ada titipan bantuan sembako sebanyak 500 paket dari Mayapada Group untuk warga Bawean," pungkasnya lagi.
Sementara itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Khofifah yang sangat responsif menggelar aksi solidaritas kemanusian di Pulau Bawean.
Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Yani, kehadiran Gubernur Khofifah menjadi bukti nyata perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat Gresik, khususnya warga kepulauan Bawean yang tengah menghadapi lonjakan harga akibat keterlambatan distribusi logistik karena gelombang laut tinggi.
“Ini sangat responsif sekali. Artinya perhatian ini adalah kasih sayang dari Ibu Gubernur kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya masyarakat Gresik dan Bawean. Terima kasih Ibu, mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, dan tentu masyarakat Bawean sangat merasakan manfaatnya,” katanya.
Bantuan kemanusiaan dari Pemprov Jatim disambut baik oleh masyarakat Bawean. Daifi Kepala Desa Suwari, mengaku lega dengan bantuan yang diterima. Menurutnya, stok pangan di pasar saat ini sudah sangat terbatas bahkan hampir habis. Mengingat saat ini bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Stok dipasar saat ini sudah hampir habis. Harga daging ayam bisa Rp80-90 per kilo. Jadi engan bantuan ini kami sangat terbantu, beban kami berkurang,” ucapnya penuh syukur.
Baca Juga: Fakta 8,5 Jam Pemeriksaan Khofifah oleh KPK: Gubernur Jatim Ungkap Rumitnya Alur Dana Hibah
Senada dengan itu, Rohmaya seorang ibu rumah tangga dari Desa Lebak, menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menyebutkan kebutuhan anak-anaknya untuk makan bergizi cukup berat jika harga bahan pokok melonjak.
“Dengan adanya beras, telur, dan susu ini, anak-anak bisa tetap makan enak. Kami merasa sangat diperhatikan oleh ibu gubernur. Terimakasih ibu Khofifah," ucapnya.***
Berita Terkait
-
Surabaya Marketing Week 2025 Dorong Pemanfaatan AI untuk Daya Saing Ekonomi Jawa Timur
-
Kendalikan Inflasi & Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumenep
-
Festival Mangrove, Gubernur Khofifah Ajak Warga Jaga Ekosistem dan Bangun Ekonomi Berkelanjutan
-
Gelar Upacara HUT ke-80 RI di Grahadi, Pemprov Jatim Pecahkan Dua Rekor Dunia MURI
-
Masyarakat Jawa Timur Khidmat Ikuti Upacara HUT ke-80 RI Bersama Gubernur, Wagub, dan Forkopimda
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT