-
Rekonstruksi pembunuhan di Malang peragakan 25 adegan lengkap pelaku dan korban.
-
Pelaku bakar dan kubur jasad istri siri di kebun tebu.
-
Polisi pastikan rekonstruksi pembunuhan sesuai BAP pemeriksaan kriminal.
SuaraJatim.id - Satreskrim Polres Malang, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap seorang perempuan bernama Ponimah (54), Selasa (2/12/2025). Nyawa korban dihabisi oleh suami sirinya, tersangka Padeli Amin (54).
Pelaku Padeli memperagakan kembali 25 adegan yang menggambarkan bagaimana peristiwa tragis itu terjadi.
Rekonstruksi pembunuhan diawali dari adegan saat pelaku dan korban berbincang di area dapur rumah mereka di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Saat itu, pelaku disebut mengajak istri sirinya itu berhubungan intim, namun ditolak.
Penolakan tersebut membuat pelaku tersulut emosi. Dalam adegan berikutnya, Padeli diperlihatkan keluar rumah untuk mengambil balok kayu.
Dengan benda tersebut, ia menghantam leher korban. Setelah memastikan korban tidak lagi bernyawa, pelaku mengangkat jasad Ponimah ke atas truk untuk dibawa ke kebun tebu.
Rekonstruksi pembunuhan ini menunjukkan bahwa pelaku sempat berhenti membeli bensin eceran sebelum menuju lokasi.
Setibanya di kebun tebu, pelaku memperagakan aksi menutupi tubuh korban menggunakan daun tebu kering.
Di hadapan penyidik, ia kemudian menunjukkan bagaimana dirinya menyiram bensin ke tubuh korban sebelum membakarnya.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga memperagakan proses penggalian lubang tak jauh dari lokasi pembakaran untuk mengubur jasad korban.
Kanit II Satreskrim Polres Malang, Ipda Andrioano, yang memimpin jalannya rekonstruksi mengatakan bahwa seluruh adegan disusun untuk mencocokkan keterangan pelaku dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Kita melaksanakan rekontruksi ini, poin terpentingnya adalah dalam kasus ini apakah unsur perencananya, sebagaimana kita lihat tadi disitu ada unsur perencanaanya,” ujar Andrioano, dikutip dari BeritaJatim.
Rekonstruksi ini menjadi bagian penting dalam menguatkan bukti hukum serta memastikan setiap keterangan pelaku tepat dan konsisten. Dengan rangkaian adegan lengkap yang diperagakan, penyidik dapat menilai alur kejadian secara menyeluruh.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Potret Terkini Lumpur Lapindo di Usia 20 Tahun Bencana
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Jatim Terbaik Turunkan Pengangguran, Diganjar Bonus Rp3 Miliar dari Pusat
-
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
-
Akal Bulus Ibu-Anak Buronan Bank Jatim Berakhir: 2 Tahun Hilang, Kini Masuk Bui
-
Nyawa Melayang Gegara Sandal Branded: 4 Siswa SMAN 11 Surabaya Jadi Tersangka
-
Nestapa dalam Tas Merah Muda: Bayi Tak Berdosa Terbujur Kaku di Pinggir Sawah Tuban