- Polres Madiun Kota menggerebek rumah sewa di Desa Betek, Madiun, menemukan ribuan batang rokok ilegal siap edar
- Pengungkapan ini bermula dari pemeriksaan mobil mencurigakan yang kedapatan membawa rokok ilegal hendak dikirim
- Polisi mengamankan empat pekerja serta barang bukti, menduga rumah tersebut telah dipakai untuk pengemasan dua bulan
SuaraJatim.id - Petugas gabungan Satuan Resnarkoba dan Reskrim Polres Madiun Kota, Jawa Timur menggerebek sebuah rumah sewa yang digunakan untuk pengemasan dan pengiriman ribuan batang rokok ilegal beromzet jutaan rupiah.
Kepala Satuan Resnarkoba Polres Madiun Kota AKP Tri Wiyono di Madiun, mengatakan rumah sewa yang digerebek tersebut berada di Desa Betek, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun.
"Saat dilakukan penggerebekan, polisi menemukan ribuan batang rokok ilegal berbagai merek yang tersusun dalam kardus-kardus siap diedarkan," ujar AKP Tri Wiyono kepada wartawan, Sabtu (6/12).
Ia menjelaskan pengungkapan tersebut bermula saat petugas Satuan Resnarkoba mendapati mobil yang dicurigai membawa narkotika di wilayah Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.
Dari hasil penggeledahan mobil yang dihentikan tersebut, petugas malah mendapati paket rokok ilegal hendak dikirim melalui jasa ekspedisi.
"Setelah diamankan, kasus ini kami kembangkan. Ternyata di daerah Desa Betek Kabupaten Madiun ditemukan lebih banyak lagi, mungkin ribuan batang rokok ilegal yang berhasil kami amankan," katanya.
Selain ribuan batang rokok ilegal, polisi juga mengamankan empat orang pekerja di rumah sewaan tersebut. Empat orang tersebut mengaku bekerja di bagian pengemasan barang dan pengiriman.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang pendukung, seperti komputer dan laptop yang diduga digunakan untuk aktivitas produksi maupun distribusi.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para pekerja mengaku telah menyewa rumah tersebut selama sekitar dua bulan. Mereka menerima kiriman rokok ilegal dari luar kota, kemudian melakukan pengemasan ulang lalu diedarkan ke konsumen.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Pengendara Motor Terseret 79 Meter hingga Tewas!
Sementara itu, Ketua RT 02/RW 01 lingkungan setempat, Panimun, mengaku tidak mengetahui aktivitas mencurigakan di rumah kontrakan yang digunakan sebagai gudang tersebut.
"Rumah ini dikontrakkan dua bulan lalu. Saya tidak tahu kalau dipakai untuk kegiatan seperti ini karena semuanya tertutup," kata dia.
Polres Madiun Kota masih mendalami atas temuan kasus peredaran rokok ilegal tersebut. Polisi masih berupaya untuk menelusuri jaringan distribusi rokok ilegal tersebut serta mengembangkan kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dari peredaran rokok tanpa cukai tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Ultimate: 7-Seater Family Car yang Bikin Perjalanan Keluarga Lebih Mewah
-
Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan
-
Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya
-
Disorot Publik, Gibran Akhirnya Mundur dari Jabatan
-
Makin Seru! Rayakan Sumpah Pemuda dengan Deretan Promo BRI