Dalam setiap kegiatan Sapa Bansos, Khofifah juga menyempatkan diri bersilaturahim dengan anak-anak Sekolah Rakyat. Ia menekankan pentingnya interaksi sosial dan penguatan karakter bagi para siswa, selain pembinaan akademik di asrama.
“Di setiap Sapa Bansos, kita memaksimalkan juga untuk bersapa dengan anak-anak di Sekolah Rakyat. Saya rasa mereka selain diasramakan, harus ada program yang mereka juga saling berinteraksi dengan berbagai komunitas,” katanya.
“Kemarin kita di Banyuwangi Glenmore, kami ajak juga anak-anak untuk berproses. Sebelumnya di Mojokerto kita juga mengundang anak-anak SR (Sekolah Rakyat). Sekarang di Kediri. Harapannya mereka bisa tumbuh bersama dan meningkatkan seluruh _academic achievement_,” imbuhnya.
Khofifah berharap seluruh bantuan yang disalurkan, terlebih dalam momentum Bulan Suci Ramadhan, dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Mudah mudahan ini jadi bagian dari amaliyah Ramadhan kita. Artinya ada grafitasi dalam Sapa Bansos di bulan Ramadhan, kita niatkan sebagai amal kebaikan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani menyampaikan bahwa kegiatan bansos dan tali asih ini merupakan ikhtiar berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh kabupaten/kota.
“Ini adalah wujud kepedulian Ibu Gubernur hadir dalam mewujudkan masyarakat Jatim sejahtera dan juga meningkatkan kemandirian desa. Tidak hanya itu beliau juga menunjukkan kepedulian yang sangat tinggi bagi UPT RSBL Dinsos Jatim untuk rehabilitasi ODGJ disini,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa juga mengungkapkan program pemberian bantuan sosial, tali asih pilar sosial merupakan wujud kepedulian bahwa pemerintah hadir memperhatikan dan berjalan bersama masyarakat.
“Alhamdulillah Ibu Gubernur selalu hadir di tengah masyarakat Kediri. Ini menjadi kebahagiaan bagi kami sebagai bentuk kepedulian bahwa Pemprov memperhatikan, peduli dan berjalan bersama masyarakat. InsyaAllah ini memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Jawa Timur,” tutur Maria.
Baca Juga: Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
“Bantuan ini sangat penting bagi masyarakat terlebih dibulan Ramadhan dan menyambut Idu Fitri. Tentu ini akan meringankan beban masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan bagi penerima manfaat,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Gubernur Khofifah Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Tumbuhkan Akses Ekonomi Warga
-
Gubernur Khofifah Berbagi Kebahagiaan Sambut Ramadan Bersama 850 Bunda Ojol dan 455 Jemaah
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Brantas, Mustofa Ditemukan Tim SAR dalam Kondisi Tak Bernyawa
-
Jerat Prostitusi Online Menyasar Anak-Anak Broken Home di Blitar
-
Tabrakan Hiace vs Truk di KM 619 Tol Solo-Kertosono, Dua Nyawa Melayang
-
Mantan Guru SMA Terancam 9 Tahun Penjara Usai Cabuli Belasan Anak di Kediri
-
8 Jam KPK Geledah Kantor Diskes dan Disdik Ponorogo: Tiga Koper Disita, Satu ASN Dibawa Pergi