- Kepala Kantor Kemenhaj Surabaya memberikan pembekalan bagi 70 petugas haji di Hotel Royal Regentris pada 7 April 2026.
- Petugas dilarang merokok saat berseragam dan menjalin hubungan asmara demi menjaga profesionalisme serta wibawa instansi di Tanah Suci.
- Dinas Kesehatan Surabaya memastikan kesiapan kesehatan bagi 2.518 jemaah haji, termasuk menyelesaikan vaksinasi wajib bagi mayoritas calon jemaah.
SuaraJatim.id - Menjadi petugas haji bukan sekadar tentang perjalanan spiritual, melainkan sebuah amanah berat memanggul citra bangsa.
Di hadapan 70 petugas haji yang berkumpul di Hotel Royal Regentris Cendana, Selasa (7/4/2026), Kepala Kantor Kemenhaj Kota Surabaya, Sururil Faizin, memberikan pesan yang menohok. Di Tanah Suci, Anda adalah wajah Indonesia.
Peringatan ini bukan tanpa alasan. Sururil menekankan bahwa profesionalisme adalah harga mati. Ia menyoroti dua hal yang kerap dianggap sepele namun berdampak fatal yaitu perilaku merokok dan fenomena "cinta lokasi" atau cinlok.
Bukan Tempat untuk Mencari Jodoh
Salah satu poin paling menarik dalam pembekalan tersebut adalah peringatan keras mengenai urusan hati antarpetugas.
Intensitas pertemuan yang tinggi di bawah tekanan kerja yang berat seringkali memicu benih-benih asmara. Namun, Sururil mengingatkan ada garis tegas yang tidak boleh dilanggar.
"Jangan sampai ada yang 'cinlok' ya. Karena nanti di sana akan bertemu orang yang sama dari pagi sampai malam. Ini yang harus diwaspadai agar tidak terulang lagi. Tahun 2019 lalu, ada petugas yang terpaksa dipulangkan karena kasus ini," ujar Sururil dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baginya, fokus petugas tidak boleh terbagi. Konsentrasi penuh harus dicurahkan untuk melayani jemaah, bukan urusan asmara pribadi.
Selain urusan hati, urusan "asap" juga menjadi sorotan tajam. Sururil mengkritik keras perilaku petugas yang merokok sembarangan, terlebih saat masih mengenakan seragam resmi negara. Hal ini dianggap merusak wibawa Kemenhaj yang baru memasuki tahun pertama sebagai instansi penyelenggara.
Baca Juga: Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
"Tolong jangan merokok pakai baju seragam petugas, apalagi di tempat dilarang. Ada laporan petugas merokok di halaman Masjidil Haram dengan baju seragam. Ingat, setiap gerak-gerik kita terus dipantau," tegasnya.
Kedisiplinan ini menjadi krusial mengingat tahun ini Surabaya memberangkatkan 2.518 jemaah. Di antara mereka, banyak yang masuk kategori prioritas lansia dan disabilitas, bahkan ada yang berusia hingga 97 tahun. Jemaah setua itu membutuhkan perhatian penuh tanpa gangguan dari perilaku petugas yang tidak disiplin.
Di sisi lain, persiapan teknis terus dikebut. Penanggung Jawab Kesehatan Haji Dinkes Surabaya, Nurwathoniyah, memastikan bahwa "benteng" kesehatan jemaah sudah hampir kokoh. Vaksinasi wajib seperti meningitis dan polio sudah rampung dilakukan sejak bulan Ramadan lalu.
"Hingga awal April ini, lebih dari 2.000 jemaah sudah divaksinasi dan tinggal finalisasi dokumen," jelas Nurwathoniyah.
Meski demikian, masih ada tantangan kecil terkait 200 jemaah yang belum memenuhi standar vaksin Covid-19 sesuai permintaan Pemerintah Arab Saudi.
Koordinasi dengan Pusat Kesehatan Haji terus dijalin agar seluruh jemaah Surabaya bisa berangkat tepat waktu tanpa terkendala syarat kesehatan internasional.
Berita Terkait
-
Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
-
Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot
-
Siasat Selamatkan UMKM Surabaya: Saat Harga Plastik Melejit 60 Persen, Inovasi Kemasan Jadi Kunci
-
Tegas Dibantah, Isu Pemeriksaan KPK Terhadap Haji Her Dinilai Hoaks dan Cenderung Fitnah
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Fokus Melayani, Bukan Cari Jodoh! Kemenhaj Surabaya Larang Petugas Haji Cinlok di Tanah Suci
-
Suara di Balik Pintu: Kisah Penemuan Bayi Merah yang Menggetarkan Hati Warga Bangil
-
Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
-
Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot
-
Bak Hotel, Maraknya Kos Harian di Jember Bikin Pengusaha PHRI Meradang