- Tiga narapidana korupsi membongkar praktik jual beli sel mewah senilai Rp60 juta di Lapas Blitar pada April 2026.
- Dugaan praktik pungutan liar tersebut terjadi sejak akhir 2025 melalui negosiasi oknum petugas dengan narapidana di lapas.
- Kemenimipas menarik dua petugas Lapas Blitar ke Kanwil Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tersebut.
SuaraJatim.id - Di dalam jeruji besi, kebebasan memang dirampas, namun tampaknya "kenyamanan" masih bisa dinegosiasikan, tentu saja jika harganya cocok.
Sebuah skandal memalukan kembali mencoreng wajah sistem pemasyarakatan kita, kali ini berpusat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Blitar, Jawa Timur.
Bukan rahasia umum lagi jika sel mewah kerap menjadi isu miring di penjara, namun kasus di Blitar ini memiliki plot yang unik. Para narapidana korupsi sendirilah yang membongkar praktik dagang sel tersebut kepada pimpinan mereka yang baru.
Cerita ini terkuak pada pertengahan April 2026, saat Kalapas Blitar yang baru menjabat menggelar dialog terbuka dengan para penghuni hotel prodeo tersebut. Di sanalah, tiga narapidana kasus korupsi memutuskan untuk "bernyanyi".
Mereka mengungkapkan sebuah rahasia yang terkubur sejak akhir 2025. Kala itu, oknum petugas diduga menawarkan fasilitas sel khusus yang lebih nyaman. Harga pembukanya fantastis Rp100 juta per sel.
Namun, layaknya bertransaksi di pasar, terjadi tawar-menawar hingga akhirnya disepakati angka Rp60 juta sebagai mahar untuk pindah ke "kamar impian" di balik jeruji tersebut.
Reaksi cepat langsung diambil oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Inspektur Jenderal Kemenimipas, Yan Sultra Indrajaya, mengonfirmasi bahwa Direktorat Kepatuhan Internal (Ditpatnal) telah turun tangan.
Tak butuh waktu lama, dua petugas Lapas Blitar, satu orang pejabat dan satu staf, langsung ditarik ke Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur.
Langkah ini diambil bukan sekadar rotasi, melainkan untuk memudahkan pemeriksaan intensif tanpa adanya intervensi di lokasi kejadian.
Baca Juga: Detik-Detik KA Dhoho Hantam Truk Mogok di Blitar, Sopir Lolos dari Maut
"Proses penanganan sudah dilakukan oleh Ditpatnal. Ini adalah langkah cepat kami setiap kali ada kejadian yang mencoreng integritas seperti ini," tegas Yan Sultra di Jakarta, Rabu (29/04/2026).
Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas, Lilik Sujandi, menambahkan bahwa pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti fisik maupun kesaksian tambahan untuk memperkuat dugaan pungli tersebut.
Penarikan kedua petugas ke Kanwil diharapkan bisa membuka tabir lebih lebar mengenai seberapa jauh praktik ini telah berakar di Lapas Blitar. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Detik-Detik KA Dhoho Hantam Truk Mogok di Blitar, Sopir Lolos dari Maut
-
Bisnis 'Kamar Sultan' di Balik Lapas Blitar: Nego Alot Rp100 Juta Jadi Rp60 Juta
-
9 Pegawai ESDM Jatim Kembalikan Uang Pungli yang Menjadi Bonus Bulanan ke Kejati
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Blunder Admin KDMP di Blitar Viral, Berujung Maaf dari Sang Ketua
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026