- Sembilan belas pegawai Dinas ESDM Jawa Timur mengembalikan uang pungli senilai Rp707 juta kepada Kejati Jatim pada April 2026.
- Praktik pungutan liar dilakukan dengan sengaja menahan berkas perizinan tambang milik pengusaha untuk kepentingan distribusi uang pribadi.
- Penyidik menyita aset berupa mobil mewah milik Kepala Bidang Pertambangan sebagai barang bukti atas dugaan keterlibatan pimpinan dinas terkait.
SuaraJatim.id - Di koridor kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, "bonus bulanan" punya makna yang kelam. Selama dua tahun terakhir, setiap akhir bulan bukan hanya menjadi momen yang dinanti untuk menerima gaji sah, melainkan juga waktu bagi "aliran dana segar" hasil pungutan liar perizinan tambang untuk mampir ke kantong para staf.
Namun, pesta itu kini usai. Ruang pemeriksaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendadak menjadi saksi sebuah pemandangan yang tak lazim.
Sebanyak 19 pegawai Bidang Pertambangan berbondong-bondong datang, bukan untuk mengurus izin, melainkan untuk "mencuci tangan".
Secara bertahap, mereka mengembalikan uang yang selama ini mereka nikmati. Totalnya Rp707 juta.
Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Wagiyo, mengungkapkan bahwa praktik ini bukanlah aksi individu yang nekat. Ini adalah mesin birokrasi yang rusak secara sistematis.
Uang hasil "memeras" pengusaha tambang itu dibagi layaknya jatah kesejahteraan. Nominalnya bervariasi, mulai dari Rp750 ribu hingga Rp2,5 juta per orang, tergantung seberapa tinggi jabatan atau seberapa berat beban kerja mereka di meja perizinan.
"Dengan itikad baik tanpa paksaan, kami mengimbau para staf untuk mengembalikan uang hasil pungli tersebut," ujar Wagiyo di Surabaya, Kamis (23/4/2026).
Uang ratusan juta itu kini berpindah tempat ke brankas barang bukti. Ke-19 pegawai tersebut kini berstatus saksi, mencoba menyelamatkan diri dari pusaran hukum yang lebih dalam.
Mereka adalah bagian dari ekosistem yang diduga dikomandoi oleh dua sosok kuat yaitu OS selaku Kepala Bidang Pertambangan dan AM, sang Kepala Dinas ESDM Jawa Timur.
Baca Juga: Skandal Dana Aspirasi: Ketua DPRD Magetan Ditahan Terjerat Korupsi Rp 242 Miliar
Keserakahan ini menyisakan jejak yang mencolok. Selain tumpukan uang tunai, penyidik menyita satu unit Toyota Fortuner VRZ 4x2 warna hitam metalik milik tersangka OS. Mobil gagah keluaran tahun 2022 itu diduga kuat dibeli dari keringat para pengusaha yang izinnya "disandera".
Fakta mengejutkan terungkap saat penyidik melakukan penggeledahan maraton selama enam jam di kantor Dinas ESDM Jatim pada Senin (20/4/2026).
Di sana, penyidik menemukan tumpukan berkas permohonan izin pertambangan yang sengaja "diparkir". Padahal, secara administratif, dokumen-dokumen itu sudah lengkap.
"Izin-izin itu sengaja ditahan," ungkap seorang sumber di lingkungan penyidikan. Di samping berkas yang tertahan, ditemukan pula catatan pembagian uang serta disposisi pimpinan yang menjadi bukti otentik perintah tidak sah tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Skandal Dana Aspirasi: Ketua DPRD Magetan Ditahan Terjerat Korupsi Rp 242 Miliar
-
Kepala Biro Adpim Jatim Dinobatkan Jadi Tokoh Inspiratif 2026: Perkuat Ekosistem Media Kolaboratif
-
Doa dan Harapan Khofifah Melepas Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Jatim
-
Jatim Jadi Provinsi Terfavorit Jaksa Garda Desa Award 2026, Khofifah: Bukti Transparansi Desa
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Demo Panas di Depan BI Jatim: Mahasiswa Bakar Ban Sampai Tantang Sumpah Mubahalah
-
Ingkar Janji di Desa Tlogo Blitar: Proyek KDMP Robohkan Sekolah Sebelum Siapkan Pengganti
-
Buka Expo Konstruksi, Gubernur Khofifah Optimistis pada Penciptaan Lapangan Kerja di Jatim
-
Belum Punya Gedung, Siswa SRMP 29 Pamekasan Harus Pindah Belajar ke Sampang
-
Terjebak di Lantai Dua, 4 Penghuni Rumah di Ampel Surabaya Dievakuasi dari Kepungan Api