- Bocah berinisial AZ berusia tujuh tahun tewas setelah terjatuh di area Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026).
- Korban ditemukan kritis di parkiran lantai dasar rumah sakit setelah lepas dari pengawasan pendamping saat menjalani sesi terapi.
- Polresta Madiun Kota kini sedang menyelidiki penyebab jatuhnya korban melalui pemeriksaan tempat kejadian perkara serta rekaman CCTV rumah sakit.
SuaraJatim.id - Siang itu, Rabu (29/4/2026), suasana di lantai 4 Rumah Sakit Hermina Kota Madiun tampak seperti biasa. AZ, seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun, hadir di sana untuk menjalani sesi terapi rutinnya.
Namun, siapa yang menyangka, hari yang seharusnya menjadi langkah menuju kesembuhan itu justru berubah menjadi lembaran duka yang memilukan.
Tragedi bermula saat sesi terapi dinyatakan selesai. Sang pendamping yang membawa AZ masih tertahan di dalam ruangan untuk berkonsultasi sejenak dengan terapis.
Namun, AZ yang dikenal memiliki karakter hiperaktif, diduga bergerak lebih cepat dari pengawasan orang dewasa di sekitarnya. Hanya dalam hitungan menit, sosok mungil itu raib dari pandangan.
"Setelah terapi selesai, pendamping masih berkonsultasi. Saat itulah anak tersebut sudah tidak ada di tempat. Ada kemungkinan karena kondisi hiperaktifnya," ungkap Kasat Reskrim Polresta Madiun Kota, AKP Agus Riyadi, Jumat (1/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Pencarian pun dilakukan dengan penuh kecemasan. Lorong-lorong rumah sakit disisir, namun AZ tak kunjung ditemukan.
Hingga akhirnya, sebuah laporan dari saksi mata memecah keheningan di area parkir utara lantai dasar. AZ ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.
Meski nyawanya masih ada saat ditemukan, kondisi AZ sudah sangat kritis. Tim medis segera melarikan bocah malang tersebut ke ruang ICU.
Perjuangan hidup AZ berlanjut di bawah pantauan ketat tim dokter, sementara doa-doa dipanjatkan agar ada mukjizat yang menghampiri.
Baca Juga: Balita Hiperaktif Tewas Terjatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun Usai Jalani Terapi
Sayangnya, takdir berkata lain. Setelah bertahan kurang lebih 20 jam, AZ menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (30/4/2026) pukul 07.50 WIB.
Kini, bola panas penyelidikan berada di tangan Satreskrim Polresta Madiun Kota. Polisi tengah bekerja ekstra keras untuk menyusun kepingan teka-teki mengenai dari mana sebenarnya AZ terjatuh.
"Kami masih mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam peristiwa ini atau tidak. Olah TKP telah dilakukan dan sejumlah barang bukti sudah diamankan," tegas AKP Agus Riyadi.
Hingga saat ini, titik pasti jatuhnya AZ masih menjadi misteri. Apakah dari balkon lantai 2 atau lantai 3? Polisi belum berani berspekulasi dan memilih menunggu hasil analisis mendalam terhadap rekaman CCTV yang menjadi saksi bisu peristiwa tersebut. Dugaan sementara, AZ berhasil melompati pagar pembatas balkon sebelum akhirnya terjatuh ke lantai dasar.
Berita Terkait
-
Balita Hiperaktif Tewas Terjatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun Usai Jalani Terapi
-
Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, KAI Madiun Batalkan 2 Jadwal Keberangkatan
-
Ijazah Jadi Tawanan: Siasat Culas Perusahaan di Madiun Gembok Masa Depan Buruh dengan Uang Tebusan
-
Misteri Pelajar SMK Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Bengawan Madiun, Pencarian Masih Dilakukan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI
-
Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026