Wakos Reza Gautama
Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:23 WIB
Satreskrim Polresta Madiun Kota mengungkap kronologi peristiwa meninggalnya seorang bocah berinisial AZ (7), yang diduga terjatuh di area Rumah Sakit Hermina, Kota Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. [google.com]
Baca 10 detik
  • Bocah berinisial AZ berusia tujuh tahun tewas setelah terjatuh di area Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026).
  • Korban ditemukan kritis di parkiran lantai dasar rumah sakit setelah lepas dari pengawasan pendamping saat menjalani sesi terapi.
  • Polresta Madiun Kota kini sedang menyelidiki penyebab jatuhnya korban melalui pemeriksaan tempat kejadian perkara serta rekaman CCTV rumah sakit.

SuaraJatim.id - Siang itu, Rabu (29/4/2026), suasana di lantai 4 Rumah Sakit Hermina Kota Madiun tampak seperti biasa. AZ, seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun, hadir di sana untuk menjalani sesi terapi rutinnya.

Namun, siapa yang menyangka, hari yang seharusnya menjadi langkah menuju kesembuhan itu justru berubah menjadi lembaran duka yang memilukan.

Tragedi bermula saat sesi terapi dinyatakan selesai. Sang pendamping yang membawa AZ masih tertahan di dalam ruangan untuk berkonsultasi sejenak dengan terapis.

Namun, AZ yang dikenal memiliki karakter hiperaktif, diduga bergerak lebih cepat dari pengawasan orang dewasa di sekitarnya. Hanya dalam hitungan menit, sosok mungil itu raib dari pandangan.

"Setelah terapi selesai, pendamping masih berkonsultasi. Saat itulah anak tersebut sudah tidak ada di tempat. Ada kemungkinan karena kondisi hiperaktifnya," ungkap Kasat Reskrim Polresta Madiun Kota, AKP Agus Riyadi, Jumat (1/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Pencarian pun dilakukan dengan penuh kecemasan. Lorong-lorong rumah sakit disisir, namun AZ tak kunjung ditemukan.

Hingga akhirnya, sebuah laporan dari saksi mata memecah keheningan di area parkir utara lantai dasar. AZ ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.

Meski nyawanya masih ada saat ditemukan, kondisi AZ sudah sangat kritis. Tim medis segera melarikan bocah malang tersebut ke ruang ICU.

Perjuangan hidup AZ berlanjut di bawah pantauan ketat tim dokter, sementara doa-doa dipanjatkan agar ada mukjizat yang menghampiri.

Baca Juga: Balita Hiperaktif Tewas Terjatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun Usai Jalani Terapi

Sayangnya, takdir berkata lain. Setelah bertahan kurang lebih 20 jam, AZ menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (30/4/2026) pukul 07.50 WIB.

Kini, bola panas penyelidikan berada di tangan Satreskrim Polresta Madiun Kota. Polisi tengah bekerja ekstra keras untuk menyusun kepingan teka-teki mengenai dari mana sebenarnya AZ terjatuh.

"Kami masih mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam peristiwa ini atau tidak. Olah TKP telah dilakukan dan sejumlah barang bukti sudah diamankan," tegas AKP Agus Riyadi.

Hingga saat ini, titik pasti jatuhnya AZ masih menjadi misteri. Apakah dari balkon lantai 2 atau lantai 3? Polisi belum berani berspekulasi dan memilih menunggu hasil analisis mendalam terhadap rekaman CCTV yang menjadi saksi bisu peristiwa tersebut. Dugaan sementara, AZ berhasil melompati pagar pembatas balkon sebelum akhirnya terjatuh ke lantai dasar.

Load More