Wakos Reza Gautama
Senin, 18 Mei 2026 | 14:45 WIB
Ilustrasi jemaah calon haji di Makkah. Petugas Imigrasi Surabaya menggagalkan keberangkatan 18 warga yang mencoba berhaji secara nonprosedural melalui rute transit luar negeri selama Mei 2026. [Pixabay]
Baca 10 detik
  • Imigrasi Surabaya berhasil memberangkatkan 37.179 jemaah haji resmi melalui Bandara Juanda dengan layanan efisien Makkah Route sepanjang periode 2026.
  • Petugas menggagalkan keberangkatan 18 warga yang mencoba berhaji secara nonprosedural melalui rute transit luar negeri selama Mei 2026.
  • Para pelaku membayar biaya ratusan juta rupiah untuk modus haji ilegal yang terorganisir dan berisiko tinggi bagi calon jemaah.

“Penerapan Makkah Route merupakan bentuk pelayanan keimigrasian yang berorientasi pada kemudahan dan kenyamanan jamaah. Namun di sisi lain, kami juga memperkuat pengawasan terhadap potensi keberangkatan nonprosedural melalui profiling, pendalaman wawancara, pemeriksaan dokumen, hingga pemanfaatan sistem aplikasi keimigrasian yang terintegrasi,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Menurut Agus, pengawasan ketat diperlukan karena jamaah nonprosedural sangat rentan menghadapi masalah serius di Arab Saudi, mulai dari penolakan masuk, deportasi, hingga sanksi hukum akibat penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukan.

Imigrasi Surabaya juga memastikan seluruh calon penumpang yang terindikasi hendak berhaji secara ilegal langsung ditunda keberangkatannya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Di sisi lain, pelaksanaan Makkah Route di Embarkasi Surabaya tetap berjalan optimal hingga akhir fase keberangkatan.

Pada 17 Mei 2026, Kloter 98 asal Kabupaten Jember dan Lumajang dengan penerbangan SV5349 memberangkatkan 380 jamaah, sementara Kloter 99 asal Lumajang dengan penerbangan SV5357 juga membawa 380 jamaah menuju Madinah melalui Bandara Juanda.

Keberhasilan pelayanan dan pengawasan tersebut disebut tidak lepas dari koordinasi intensif antara Imigrasi Surabaya dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama RI, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, otoritas bandara, hingga lintas instansi terkait lainnya.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat untuk berhaji, Imigrasi Surabaya kini bukan hanya menjadi gerbang pelayanan jamaah resmi, tetapi juga benteng terakhir untuk menutup celah praktik haji ilegal yang terus mencari jalan menuju Tanah Suci.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Baca Juga: Nasib Layanan Pasien Jantung RSUD dr Soetomo Usai Kebakaran: Manajemen Siapkan Skema Darurat

Load More