- Imigrasi Surabaya berhasil memberangkatkan 37.179 jemaah haji resmi melalui Bandara Juanda dengan layanan efisien Makkah Route sepanjang periode 2026.
- Petugas menggagalkan keberangkatan 18 warga yang mencoba berhaji secara nonprosedural melalui rute transit luar negeri selama Mei 2026.
- Para pelaku membayar biaya ratusan juta rupiah untuk modus haji ilegal yang terorganisir dan berisiko tinggi bagi calon jemaah.
“Penerapan Makkah Route merupakan bentuk pelayanan keimigrasian yang berorientasi pada kemudahan dan kenyamanan jamaah. Namun di sisi lain, kami juga memperkuat pengawasan terhadap potensi keberangkatan nonprosedural melalui profiling, pendalaman wawancara, pemeriksaan dokumen, hingga pemanfaatan sistem aplikasi keimigrasian yang terintegrasi,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Menurut Agus, pengawasan ketat diperlukan karena jamaah nonprosedural sangat rentan menghadapi masalah serius di Arab Saudi, mulai dari penolakan masuk, deportasi, hingga sanksi hukum akibat penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukan.
Imigrasi Surabaya juga memastikan seluruh calon penumpang yang terindikasi hendak berhaji secara ilegal langsung ditunda keberangkatannya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di sisi lain, pelaksanaan Makkah Route di Embarkasi Surabaya tetap berjalan optimal hingga akhir fase keberangkatan.
Pada 17 Mei 2026, Kloter 98 asal Kabupaten Jember dan Lumajang dengan penerbangan SV5349 memberangkatkan 380 jamaah, sementara Kloter 99 asal Lumajang dengan penerbangan SV5357 juga membawa 380 jamaah menuju Madinah melalui Bandara Juanda.
Keberhasilan pelayanan dan pengawasan tersebut disebut tidak lepas dari koordinasi intensif antara Imigrasi Surabaya dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama RI, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, otoritas bandara, hingga lintas instansi terkait lainnya.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat untuk berhaji, Imigrasi Surabaya kini bukan hanya menjadi gerbang pelayanan jamaah resmi, tetapi juga benteng terakhir untuk menutup celah praktik haji ilegal yang terus mencari jalan menuju Tanah Suci.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Nasib Layanan Pasien Jantung RSUD dr Soetomo Usai Kebakaran: Manajemen Siapkan Skema Darurat
Tag
Berita Terkait
-
Nasib Layanan Pasien Jantung RSUD dr Soetomo Usai Kebakaran: Manajemen Siapkan Skema Darurat
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Damkar Beber Penyebab Kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya
-
Penjelasan RSUD dr Soetomo Mengenai Pasien Meninggal saat Kebakaran di Gedung PPJT
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun