Wakos Reza Gautama
Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:56 WIB
Ilustrasi kabel listrik. Empat pegawai outsourcing PLN Lumajang ditangkap polisi karena mencuri kabel tembaga aktif di Desa Kertosari, Lumajang. [freepik]
Baca 10 detik
  • Empat pegawai outsourcing PLN Lumajang ditangkap polisi karena mencuri kabel tembaga aktif di Desa Kertosari, Lumajang.
  • Pelaku menggunakan mobil operasional dan keahlian teknis untuk memotong kabel tembaga yang merugikan negara Rp15 juta.
  • Keempat tersangka diringkus setelah calon pembeli curiga terhadap asal-usul kabel spesifikasi khusus yang mereka tawarkan.

SuaraJatim.id - Di bawah terangnya lampu jalanan Dusun Tesirejo, Desa Kertosari, Lumajang, sebuah mobil operasional PLN terparkir tenang.

Warga yang melintas tak menaruh curiga. Mereka mengira para petugas berbaju seragam itu tengah melakukan pemeliharaan rutin demi menjaga aliran listrik tetap stabil.

Namun, kenyataannya justru bertolak belakang. Alih-alih merawat, empat pria berstatus pegawai outsourcing PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lumajang ini justru tengah mempreteli aset negara. Mereka adalah EE (45), S (36), MR (41), dan MSR (38).

Aksi yang dilakukan komplotan ini tergolong sangat rapi dan berisiko tinggi. Mengingat yang mereka incar adalah kabel tembaga listrik dalam kondisi aktif (bertegangan), mereka menggunakan keahlian teknisnya untuk mematikan sistem keamanan terlebih dahulu.

"Yang dicuri ini kabel aktif. Ada yang berperan khusus melepaskan sekring pada panel trafo agar mereka tidak kesetrum saat beraksi," ungkap Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, Jumat (19/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Dengan peralatan lengkap mulai dari gunting besi, tang press, hingga kunci shock, mereka memotong kabel tembaga berdiameter besar (4x150 mm dan 4x70 mm) sepanjang puluhan meter. Mobil operasional PLN yang mereka bawa menjadi tameng sempurna.

Setelah berhasil menggasak kabel yang ditaksir merugikan negara sebesar Rp15 juta, mereka mencoba mencairkan hasil curian tersebut.

Bencana bagi para pelaku datang saat mereka menawarkan kabel tembaga tersebut kepada seorang calon pembeli. Alih-alih tergiur harga murah, sang pembeli justru menaruh curiga pada asal-usul kabel spesifikasi khusus tersebut.

Laporan pun masuk ke meja polisi, dan tak butuh waktu lama bagi Tim Resmob Polres Lumajang untuk meringkus keempatnya.

Baca Juga: Terapkan Jumat WFH, Pemkab Lumajang Sukses Hemat Kas Daerah Setengah Miliar

Kini, keempat pria tersebut harus menanggalkan seragam kebanggaannya dan berganti dengan rompi tahanan oranye di Mapolres Lumajang.

Polisi masih mendalami apakah aksi profesional ini baru pertama kali dilakukan atau sudah ada lokasi (TKP) lain yang menjadi korban tangan jahil mereka.

"Untuk kemungkinan adanya TKP lain masih kami dalami, meski pengakuan sementara mereka baru beraksi di satu lokasi di Pasrujambe," pungkas AKBP Alex Sandy.

Load More