- Harga oli dan ban naik ugal-ugalan, ban meroket hingga lebih dari Rp300 ribu.
- Ekonom menyebut kenaikan harga ini memengaruhi kelas menengah yang semakin terjepit akibat daya beli menurun.
- Butuh peran pemerintah melalui kebijakan fiskal untuk mengungkit daya beli kelas menengah.
Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan kelompok kelas menengah dan menuju kelas menengah di Indonesia saat ini mencapai sekitar 66,35 persen dari total penduduk atau sekitar 185,35 juta orang.
Perlu diketahui, kelas menengah ini memiliki pengeluaran lebih dari Rp2 juta hingga menyentuh Rp10 juta. Sedangkan menuju kelas menengah dari Rp800 ribu sampai Rp2 juta lebih.
"Menuju kelas menengah itu memang semakin meningkat, tapi tidak ada kenaikan. Maksudnya tidak bisa naik ke menengah yang settle gitu ya," katanya.
Pemerintah harus benar-benar memperhatikan kelas menengah. Butuh kebijakan fiskal untuk menjaga daya beli kelompok ini.
"Saya rasa tidak cukup kemarin Menko Perkonomian bilang ada social safety net kelas menengah berupa magang gitu ya. Magang yang dapat gaji itu ya. Saya rasa itu belum menjangkau kelas menengah," katanya.
Hendry mengingatkan, kondisi ekonomi kelas menengah saat ini benar-benar tertekan. Terlebih pasca-kenaikan harga BBM Pertamax yang juga berpengaruh terhadap kelas menengah.
Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa intervensi kebijakan yang tepat, daya beli kelas menengah dikhawatirkan akan semakin melemah dan berdampak pada perlambatan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi salah satu motor penggerak perekonomian nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta
-
Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur
-
Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Bechi Anak Kiai Jombang Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ternyata Diam-diam Bebas