Wakos Reza Gautama
Kamis, 02 Juli 2026 | 08:31 WIB
Ilustrasi Kementerian Haji dan Umrah berencana menjadikan Bandara Dhoho Kediri sebagai embarkasi haji baru untuk mengurai kepadatan operasional.[ANTARA]
Baca 10 detik
  • Kementerian Haji dan Umrah berencana menjadikan Bandara Dhoho Kediri sebagai embarkasi haji baru untuk mengurai kepadatan operasional.
  • Pemanfaatan Bandara Dhoho bertujuan mengurangi beban jenuh di Bandara Juanda dan Asrama Haji Surabaya selama musim haji.
  • Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan proses pemberangkatan jemaah yang lebih manusiawi serta nyaman bagi para petugas.

SuaraJatim.id - Kesibukan luar biasa di Asrama Haji Surabaya dan Bandara Juanda setiap musim haji tiba tampaknya akan mulai sedikit berkurang.

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah kini tengah serius mengkaji langkah strategis menjadikan Bandara Dhoho di Kediri sebagai embarkasi haji baru.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa beban yang dipikul Bandara Juanda dan Asrama Haji Surabaya sudah berada di titik jenuh. Kehadiran Bandara Dhoho dinilai menjadi kunci untuk memecah kepadatan tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi untuk mencoba mengaktifkan Bandara Dhoho di Kediri. Secara teknis, bandara itu sangat layak untuk penerbangan haji, terutama bagi pesawat-pesawat berbadan besar," ujar Irfan Yusuf saat meninjau Asrama Haji Surabaya, Rabu (1/7/2026).

Sebagai gambaran, pada musim haji 2026, Jawa Timur memberangkatkan sedikitnya 116 kelompok terbang (kloter). Angka fantastis ini membuat aktivitas di Asrama Haji Surabaya nyaris tak pernah berhenti selama 24 jam penuh, mulai dari proses keberangkatan hingga pemulangan.

Dampak dari tingginya intensitas ini bukan hanya dirasakan oleh para jemaah, melainkan juga para petugas di lapangan.

Bahkan, saking padatnya jadwal pelayanan, Kepala UPT Asrama Haji Surabaya dilaporkan sempat jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat kelelahan luar biasa.

"Insya Allah, nanti beban itu akan kita bagi. Sebagian akan diarahkan ke Bandara Dhoho Kediri agar operasional lebih manusiawi bagi petugas dan lebih nyaman bagi jemaah," tambah Irfan. (ANTARA)

Baca Juga: Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi

Load More