- Kendaraan dinas TNI AD dan motor Honda Vario bertabrakan di Pacitan pada Rabu malam.
- Tabrakan terjadi akibat manuver belok mendadak di persimpangan saat jarak kedua kendaraan terlalu dekat.
- Tiga orang mengalami luka-luka, dengan prajurit TNI menderita patah tulang pada kedua tangannya.
SuaraJatim.id - Insiden adu banteng melibatkan sepeda motor Honda Vario dan kendaraan dinas TNI AD terjadi tepat di simpang tiga depan SD Baleharjo, Jalan Ahmad Yani, Pacitan, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Kecelakaan ini menyisakan duka bagi kedua belah pihak. Tiga orang dilaporkan terluka, dengan kondisi paling parah dialami oleh sang prajurit TNI yang harus mendapati kedua tangannya patah akibat hantaman tersebut.
Kronologi bermula saat kendaraan dinas milik Kodim 0801/Pacitan melaju stabil dari arah timur menuju barat. Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan, meluncur Honda Vario yang dikendarai oleh Nikita Cayla Rihabsari bersama seorang penumpang bernama Giska.
Nikita mencoba membelokkan kendaraannya ke arah selatan tepat di titik persimpangan. Karena jarak yang sudah terlanjur sempit, manuver tersebut tak memberi ruang bagi kedua pengendara untuk menghindar.
"Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, sehingga terjadi tabrakan depan yang mengakibatkan kedua pengendara mengalami cedera serius," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan, Ipda Agustav Yunastianto, Kamis (30/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Benturan hebat itu melemparkan para korban ke aspal. Nikita dan rekannya, Giska, mengalami luka benturan di bagian kepala.
Meski nampak syok, keduanya dilaporkan masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi oleh warga dan petugas ke fasilitas kesehatan terdekat.
Namun, nasib lebih tragis menimpa pengemudi kendaraan dinas TNI AD. Prajurit yang sedang menjalankan tugasnya tersebut mengalami luka paling serius di antara korban lainnya. Tim medis melaporkan adanya patah tulang pada kedua tangan (kanan dan kiri) sang prajurit.
"Korban dari pihak TNI mengalami patah tulang tangan kanan dan kiri, namun saat penanganan medis masih dalam kondisi sadar," tambah Ipda Agustav.
Baca Juga: Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
Berita Terkait
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir
-
Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
-
Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan
-
Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji
-
Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan